11 Fakta Unik Semarang yang Harus Traveler Tahu!

Banyak yang dapat diceritakan ketika berbicara seputar fakta unik Semarang. Mulai dari sejarah, cerita di balik tempat wisata terkenal, sampai julukan kota. Terkadang, justru berbagai fakta unik inilah yang membuat kita penasaran dengan kota dan wisatanya.

Fakta Unik Semarang (Photo by Ikiik Studio on Unsplash)

Apa yang terlintas di benak Teman BuLiBi ketika mendengar Kota Semarang? Beberapa mungkin terpikir Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah. Sebagian akan langsung memikirkan Lawang Sewu, ikon Kota Semarang yang terkenal. Beberapa mungkin langsung membayangkan lumpia karena julukan Kota Semarang sebagai kota lumpia.


Menjadi salah satu dari lima kota terbesar di Indonesia, Semarang tidak pernah sepi wisatawan. Banyak ditemukan peninggalan sejarah di kota yang pernah disebut sebagai Port of Java ini. Dibalik banyaknya destinasi wisata, tersimpan banyak fakta unik Semarang. Teman BuliBi berencana untuk jalan-jalan ke Kota Semarang? Mari kita mengenal Semarang lebih dekat dengan 11 fakta unik Semarang yang harus kamu tahu!

1. Asal Usul Nama Semarang

Berbicara seputar fakta unik Semarang rasanya kurang apabila tidak menceritakan asal-usul nama kota. Nama Semarang sendiri berasal dari perpaduan kata “asam yang jarang”. Nama tersebut diberikan oleh Raden Pandanarang, putra dari pangeran Kerajaan Demak yaitu Raden Made Pandan.


Pemberian nama Semarang terjadi ketika Raden Pandanarang sedang menggarap lahan pertanian. Terdapat pohon asam yang tumbuh saling berjauhan di tanah yang subur. Hal tersebut menjadi perbincangan dikarenakan pohon asam tidak tumbuh di atas tanah yang subur. Hal ini kemudian membuat Raden Pandanarang memberi nama Semarang. Kata “sem” berasal dari asem, dan kata “arang” berasal dari kata jarang.


2. Semarang Atas dan Semarang Bawah: Apa Perbedaanya?

Salah satu hal yang menjadi fakta unik Semarang adalah pembagian wilayahnya. Penduduk sekitar membagi Semarang menjadi dua wilayah: Semarang Atas dan Semarang Bawah. Hal ini kerap menjadi “patokan awal” apabila saling berbicara seputar lokasi wisata di Semarang.


Lawang Sewu dan Kota Lama adalah beberapa tempat wisata yang berada di wilayah Semarang Bawah. Semarang Bawah merupakan pusat kota dan pemerintahan. Sementara, Semarang Atas biasanya lebih menyediakan tempat wisata yang bernuansa alam pegunungan. Salah satu tempat wisata di Semarang Atas ada di wilayah Gunung Ungaran.


3. Lawang Sewu: Sesuaikah Nama dengan Kenyataannya?

Siapa yang tidak tahu Lawang Sewu? Ikon kota ini merupakan salah satu fakta unik Semarang. Bagaimana tidak, Lawang Sewu menyimpan banyak sekali cerita, dari sejarah hingga cerita mistis. Nama dari tempat wisata ini saja memiliki cerita unik tersendiri.


Lawang Sewu sendiri memiliki arti 'Seribu Pintu'. Namun, ternyata pintu yang terdapat di tempat wisata ini tidak mencapai seribu, melainkan 928 pintu. Nama sewu (seribu dalam bahasa Jawa) didapat dari warga lokal kala itu. Mereka terbiasa mengatakan sewu apabila melihat sesuatu dalam jumlah banyak. Pintu yang dibuat secara banyak itu sendiri dahulu berguna untuk mempermudah komunikasi antar ruangan.


4. Mengenal Arti di Balik Nama Gereja Blenduk

Berwisata ke Semarang pastinya kurang apabila tidak berkunjung ke wilayah Kota Lama. Salah satu ikon Kota Lama yang masih berdiri megah hingga saat ini adalah Gereja Blenduk. Gereja Blenduk merupakan satu fakta unik Semarang yang juga merupakan gereja tertua di Jawa Tengah.


Tak hanya Lawang Sewu, Gereja Blenduk juga memiliki makna unik dibalik namanya. Nama blenduk awalnya didapat dari warga lokal karena kesulitan mengucapkan nama gereja dalam bahasa Belanda. Mereka kemudian menyebut mblenduk dikarenakan atap gereja yang berbentuk kubah. Atap ikonik ini sendiri sesungguhnya tidak berbentuk sedemikian rupa ketika awal bangunan terbentuk. Hal tersebut baru terjadi pada 1894 ketika arsitektur Belanda merenovasi atap untuk dijadikan bentuk kubah.


5. Lumpia, Makanan Khas Semarang Hasil Akulturasi

Lumpia adalah makanan yang identik dengan Kota Semarang. Hal ini pun menjadi fakta unik Semarang karena julukannya sebagai kota lumpia. Makanan cemilan ini sendiri sudah ada di Kota Semarang sejak abad ke-19. Kisah ini berawal dari pedagang Tionghoa yang menetap di Semarang dan berjualan makanan sejenis lumpia. Pedagang tersebut bernama Tjoa Thay Joe.


Tjoa Thay Joe kemudian bertemu dan menikah dengan perempuan Semarang, yaitu Mbok Wasih. Mbok Wasih sendiri juga berjualan makanan mirip lumpia, namun dengan isi yang berbeda. Makanan yang dijual Mbok Wasih cenderung lebih manis dengan kentang dan udang. Setelah menikah, keduanya kemudian memadukan ciri khas masing-masing makanan dan berjualan lumpia. Nama lumpia sendiri diambil dari Olympia Park, pasar malam Belanda tempat pasangan ini berjualan.


6. Fakta Unik Semarang yang Dijuluki Venesianya Pulau Jawa

Beberapa kota di Pulau Jawa lekat dengan sebutan “van Java” sejak jaman Belanda. Seperti Bandung dengan julukan Paris van Java dan Karimun Jawa dengan sebutan Caribbean van Java. Tahukah kamu, bahwa Semarang juga memiliki julukan van Java? Hal ini kemudian menjadi fakta unik Semarang berikutnya yaitu julukan Venetie van Java. Julukan ini memiliki arti Semarang adalah Venesianya Pulau Jawa.


Venesia (Venetie) sendiri adalah sebuah kota di Italia. Banyak sungai yang mengalir di tengah Kota Venesia. Sebutan Semarang sebagai Venetie van Java ini kemudian muncul karena Semarang memiliki hal serupa. Ada sekitar delapan sungai yang mengalir di tengah Kota Semarang.


7. Mengenal Kisah di Balik Klenteng Sam Poo Kong, Bukti Kebaikan yang Abadi

Wisatawan yang berkunjung ke Semarang pasti tidak asing dengan Klenteng Sam Poo Kong. Bangunan yang didominasi warna merah ini merupakan salah satu fakta unik Semarang. Nama Sam Poo Kong sendiri memiliki arti 'Gua San Bao'. San Bao merupakan nama asli Laksamana Cheng Ho, yaitu Ma San Bao. Di bagian tengah klenteng terdapat patung raksasa Laksamana Cheng Ho.


Klenteng ini pada awalnya merupakan lokasi dimana Laksamana Cheng Ho berlabuh pada tahun 1416. Laksamana Cheng Ho berlabuh dikarenakan juru mudi kapalnya, Wang Jing Hong, sakit keras. Bersama awak kapal lainnya, Laksamana Cheng Ho mendirikan gua kemudian merawat Wang Jing Hong. Laksamana Cheng Ho kemudian melanjutkan perjalanan, sedangkan Wang Jing Hong dan awak lainnya menetap di Semarang. Mengenang kebaikannya, Wang Jing Hong dan awak kapal kemudian membuat patung raksasa Laksamana Cheng Ho.


8. Menilik Fakta Unik Semarang Versi Kuliner, Roti Ganjel Rel

Kali ini, fakta unik Semarang yang akan dibahas seputar kuliner yaitu roti ganjel rel. Roti manis tersebut berwarna coklat tua dengan tekstur keras dan taburan wijen di atasnya. Di Jakarta, roti ini lebih dikenal dengan nama roti gambang khas Betawi.


Nama ganjel rel berasal dari bentuk roti yang bantat. Bentuknya juga seperti bantalan rel yang dahulu terbuat dari kayu sehingga disebut roti ganjel rel. Di Semarang, roti ganjel rel awalnya dikenal karena sebuah tradisi bernama dugderan. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Ramadan dimana penduduk sekitar saling berebut roti ganjel rel. Hal ini dikarenakan roti tersebut dipercaya akan memperkuat diri dalam beribadah selama Ramadan.


9. Semarang dengan Julukan Kota ATLAS

Semarang memiliki banyak julukan, sebagaimana telah kami bahas sebelumnya. Hal ini kemudian menambah daftar fakta unik Semarang seputar nama julukan. Semarang disebut sebagai kota ATLAS. Namun, atlas yang dimaksud bukanlah mitologi Yunani, bukan pula buku peta dunia. Atlas sendiri adalah singkatan dari aman, tertib, lancar, asri, dan sehat.


Julukan ini gencar dilakukan pada zaman kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Muhammad Ismail. Semboyan ini bermaksud untuk mengajak penduduk Semarang agar merawat kotanya lebih baik lagi. Muhammad Ismail sendiri menjabat sebagai gubernur dari tahun 1983 sampai 1993. Hal ini menandakan, julukan Semarang Kota ATLAS sudah ada lebih dari 30 tahun.


10. Melihat Keagungan Bangunan di Masjid Agung Semarang

Berbicara seputar fakta unik Semarang, rasanya tak bisa lepas dari wisata religi di kota tersebut. Selain Gereja Blenduk dan Klenteng Sam Poo Kong, Semarang juga punya Masjid Agung Jawa Tengah. Bangunan megah ini mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Masjid ini sangat luas, sekitar 10.000 hektar dan dapat menampung kurang lebih 15.000 jamaah.


Selain bangunannya yang “agung”, masjid ini juga memiliki koleksi benda-benda besar. Beberapa diantaranya terdapat Al-Quran raksasa sebesar 145 x 95 cm persegi. Terdapat pula bedug raksasa dengan panjang 310 cm dan diameter 220 cm. Masjid ini sendiri memadukan beberapa gaya arsitektur, yaitu Jawa, Timur Tengah, dan Yunani.


11. Menemukan Fakta Unik Semarang Lewat Pasar Johar

Tahukah kamu bahwa dulu, Semarang pernah memiliki pasar terbesar se Asia Tenggara? Pasar tersebut adalah Pasar Johar! Sayangnya, pada 2015, pasar ini mengalami kebakaran dan menghanguskan seluruh gedung. Pasar ini kemudian dibangun kembali pada tahun 2019.


Pasar Johar sendiri sudah dibangun dari jaman Belanda dan selesai dibangun pada 1939. Arsitek yang bertanggung jawab atas bangunan ini adalah Thomas Karsten. Pasar dibangun sedemikian rupa agar sirkulasi udara lancar dan cahaya matahari dapat masuk dengan baik. Berkat jasa Karsten, Pasar Johar disebut-sebut sebagai pasar terbesar dan terbaik di Asia Tenggara pada 1955.

Ternyata, fakta unik Semarang banyak yang seru untuk diceritakan, ya! Mengetahui alasan di balik terjadinya suatu kejadian terkadang membuat kita lebih memaknai kejadian tersebut. Seperti Klenteng Sam Poo Kong yang dibangun karena kebaikan Laksamana Cheng Ho yang akan selalu dikenang.


Tak dapat dipungkiri, ternyata nama di balik beberapa bangunan wisata megah di Semarang bermakna sederhana. Nama-nama tersebut hanya berasal dari bahasa sehari-hari yang kemudian menjadi panggilan kebiasaan warga setempat. Cerita di balik sebuah hidangan terkenal lumpia, ternyata terdapat akulturasi dua budaya yang saling bertolak belakang. Semoga kesebelas fakta unik Semarang tersebut semakin memantapkan tekadmu untuk liburan ke Semarang, ya!


© BuLiBi – [Kontributor: Amanda Trinita | Editor: Karina Ovelia]


Terima kasih telah mampir dan membaca! Jangan lupa untuk share di media sosialmu, ya!


Baca juga:

5 Cara Menjelajahi Tempat Wisata di Solo untuk Liburan yang Lebih Menyenangkan

Tips Liburan #1: Ke Negara Bebas Visa

Tips Liburan #2 Pentingnya Liburan Ala Orang Lokal


#bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan #faktauniksemarang #semarang

Rekomendasi hotel murah di Semarang:


21 tampilan
  • Facebook

©2019 by Bulibi