Comuna 13 Medellin: Tur Grafiti dengan Sejarah Kriminal dan Narkoba

Tahu sejarah kelam narkoba di Kolombia? Ikut tur grafiti di bekas kawasan paling berbahaya di Medellin, Comuna 13!

Anak-anak main bola di Comuna 13 Medellin, Kolombia (c) Arakita Rimbayana

Kota Medellin, Kolombia dibagi menjadi 16 kawasan atau comuna dalam enam zona. Salah satunya adalah Comuna 13, San Javier. Terletak di kawasan barat kota, comuna ini dulunya terkenal sebagai kawasan yang paling berbahaya. Tetapi di zaman modern, Comuna 13 membuka diri dan mempersilahkan pengunjung yang ingin menjelajahi kawasan tersebut. Beragam seni dan aksi jalanan mengisi Comuna 13 Medellin. Dan itulah kenapa kawasan ini wajib kamu kunjungi!


Apakah Comuna 13 masih berbahaya?

Dinding-dinding rumah di Comuna 13 penuh dengan karya seni (c) Arakita Rimbayana

Sayangnya, Kolombia masih sering dikaitkan dengan narkoba dan kriminalitas sampai sekarang, meskipun orang-orang Kolombia sudah berusaha meninggalkan sejarah masa lalunya yang kelam. Kadang-kadang, kita masih mendengar berita tentang tingkat kriminalitas di negara ini, terutama di kota-kota turis seperti Bogotá, Cartagena, dan Medellin. Tetapi orang-orang sering lupa kalau yang namanya kota besar tentunya tidak bisa lepas dari hal-hal negatif. Tim BuLiBi tinggal di Medellin selama tiga bulan dan kami tidak pernah terpapar isu kriminal. Selama kita berhati-hati dan siap dengan tindakan pencegahan, tidak masalah.

Grafiti, bentuk seni jalanan di Comuna 13 (c) Arakita Rimbayana

Dulu, Medellin merupakan kota tempat Pablo Escobar. bertempat tinggal dan bersembunyi saat berstatus sebagai buronan. Satgas khusus dikerahkan untuk mencari Escobar di kawasan-kawasan Medellin selama lebih dari setahun, termasuk di San Javier, Comuna 13. Sekarang, kawasan ini telah berubah menjadi sarangnya seni jalanan Medellin. Dinding dan rumah-rumah dilukis dengan warna-warni cantik, grafiti, dan bahkan lukisan. Kalau kamu cari "Medellin Graffiti Tour" di Google, pasti muncul banyak kawasan yang menawarkan tur grafiti karena kota ini memang mendukung aksi seni jalanan. Tapi, tur grafiti di Comuna 13 berbeda dari yang lain. Mari kita simak alasannya!


Cerita seni jalanan

Pemandangan kota Medellin dari puncak bukit Comuna 13 (c) Arakita Rimbayana

Menelusuri Comuna 13 bukan hanya soal jalan-jalan sambil lihat seni jalanan. Grafiti di kawasan ini juga menyimpan kisah sejarah. Melalui bentuk dan warna, masing-masing menceritakan bagaimana Comuna 13 berubah menjadi proyek perkotaan., kebanyakan dalam bahasa Spanyol. Sambil mengusung tema perdamaian dan harapan, setiap coretan di dinding menceritakan kisah-kisah yang berbeda. Kalau teman BuLiBi tertarik untuk tahu lebih lanjut cerita di balik beberapa karya, BuLiBi sarankan untuk daftar tur dengan pemandu lokal. Tapi, kamu juga bisa tur sendiri, gratis! Jadi tidak akan membuat anggaran itinerary di Kolombia bengkak. Tersedia eskalator di ketujuh tingkat Comuna 13, jadi kamu bisa menjelajahi kawasan bukit curam ini dengan mudah. Sesampainya di puncak, kamu bisa menikmati pemandangan kota Medellin dengan gedung-gedung bata merahnya yang terkenal. Jangan lupa foto-foto di sini! Saat lelah, haus, atau lapar menyerang, mampir di toko-toko dan warung lokal yang tersedia di setiap tingkat.


Comuna 13 merupakan kawasan permukiman

Anak-anak bermain di Comuna 13 (c) Arakita Rimbayana

Comuna 13 tidak hanya mengubah penampilannya, tetapi juga kehidupan penduduk yang tinggal di kawasan tersebut. Rumah-rumah di Comuna 13 dimiliki dan ditempati oleh penduduk setempat. Kawasan ini merupakan kawasan perumahan asli, bukan sekedar tempat pariwisata. Seiring dengan berkembangnya dunia pariwisata, penduduk setempat pun mendapatkan pendapatan tambahan. Ditambah dengan proyek regenerasi perkotaan komunitas lokal yang membantu mereka meningkatkan taraf hidupnya. Di antara turis dan ratusan pengunjung, teman BuLiBi bisa melihat penduduk setempat berlalu-lalang seperti di kawasan permukiman pada umumnya. Para orang tua duduk santai sambil ngobrol, sementara anak-anaknya sibuk bermain. Bahkan, beberapa di antaranya asyik menari hip-hop! Jangan kaget saat melihat sekelompok orang berkumpul di sudut-sudut tertentu. Mereka mungkin sedang menyaksikan penampilan anak-anak tersebut. Musik yang keras memenuhi beberapa sudut Comuna 13, sementara obrolan dan tawa memenuhi sisi lainnya. Ada banyak penjual suvenir dan oleh-oleh. Ada juga museum kecil di tingkat 7, yang mempromosikan karya seniman lokal. Bawa pulang satu atau dua lukisan kalau kamu suka!


Cara ke Comuna 13 Medelin

Grafiti di Comuna 13 (c) Arakita Rimbayana

Keliling kawasan grafiti Comuna 13 akan memakan waktu sekitar satu jam. Itu belum termasuk foto-foto, lihat-lihat suvenir, dan mampir di tempat makan atau minum. Luangkan sekitar dua jam untuk benar-benar menjelajahi Comuna 13 Medellin. San Javier terletak di bagian barat kota Medellin. Cara termudah untuk sampai ke sana adalah dengan naik taksi. Tapi untuk pengalaman bukan liburan biasa, BuLiBi sarankan untuk coba naik metro. Metro Medellin adalah salah satu sistem transportasi massal terbaik untuk kompleks perkotaan di dunia. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini saat liburan di Medellin! Untuk naik metro, kamu harus punya kartu transit Civica. Ada dua jenis kartu Civica: kartu satu kali pakai dan pribadi. Civica pribadi gratis dan mudah didapat, kamu hanya perlu paspor. Akan tetapi, kartu Civica jenis ini hanya tersedia di Stasiun San Antonio, stasiun terbesar yang terletak di pusat Medellin. Kartu Civica sekali pakai tersedia di setiap loket tiket tetapi kamu harus membayar biaya tambahan sebesar 5.000 COP (sekitar Rp. 20.000), dan belum termasuk biaya tiket. Isi ulang kartu Civica di stasiun mana saja untuk menggunakannya di semua metro dan beberapa bus kota Medellin. Tidak perlu antri di loket tiket untuk perjalanan selanjutnya! Untuk sampai ke San Javier, gunakan Jalur B yang menghubungkan San Antonio dan San Javier melalui lima stasiun lainnya. BIayanya cuma 2,355 COP (sekitar Rp. 9.000) dengan Civica pribadi dan 2.650 COP (sekitar Rp. 10.000) tanpa Civica pribadi. Setelah sampai ke Stasiun San Javier, keluar dari stasiun dan jalan ke halte bus tepat di sebelahnya. Harap diperhatikan, akan ada banyak orang menawarkan layanan wisata grafiti berbayar di luar stasiun. Kalau kamu tertarik ikut tur dengan pemandu, kamu bisa pilih salah satu dari mereka. Tetapi kalau kamu berencana untuk menjelajah sendiri, terus saja berjalan ke halte bus. Cari bus 225i (hati-hati jangan sampai salah naik bus 225). Bus ini akan membawa teman BuLiBi langsung ke kawasan permukiman grafiti, satu-satunya halte bus 225i. Tarif bus ini hanya 1.200 COP (sekitar Rp. 5.000) dan kamu bisa bayar menggunakan kartu Civica pribadi.


Perayaan sejarah, kedamaian, dan harapan


Perjalanan ke Comuna 13 Medellin saja sudah menjanjikan banyak kenangan, apalagi karya seni yang menunggu di puncak bukit. Bantu Medellin, Kolombia dan penduduk setempat beralih dari masa lalu yang kelam dengan merayakan cara hidup baru mereka. Ayo jadi bagian dari sejarah baru San Javier!


Read this article in English on Trip101.

(c) BuLiBi


Terima kasih sudah membaca! Silakan share dan repost artikel ini. Subscribe website BuLiBi untuk jadi yang pertama tahu artikel baru yang BuLiBi terbitkan!


Baca juga:

Tejo di Medellin: Olahraga seru yang melibatkan ledakan!

Apply Visa Colombia: Bukan Liburan Biasa Ke Negara Bebas Visa

Cara Nonton Bola di Medellin, Kolombia

Tips Liburan #1: Ke Negara Bebas Visa

  • Facebook

©2019 by Bulibi