Cara Nonton Bola di Medellin, Kolombia

Diperbarui: Mar 6

Pernahkah kamu mendengar istilah "Football is a new religion"? Kalau kamu pernah ke Amerika Latin, istilah tersebut terasa cukup wajar. Seperti di tanah air, sepak bola di sini dicintai begitu banyak pengikut setia yang siap bersorak, bernyanyi, menangis, dan melakukan apa saja untuk tim kesayangan mereka. Kamu yang berpikir "Ah masa, sih?", berarti belum merasakan euforia itu sendiri secara langsung. Bergabunglah dengan pendukung klub setempat dan habiskan sepanjang hari dalam petualangan otentik ini. Inilah panduan cara menonton pertandingan sepak bola di Medellin, Kolombia yang ditulis oleh gadis pecinta sepakbola dari Bandung.

Pertandingan mana yang harus ditonton?

Bangku kosong di Stadion Atanasio Girardot, Medellin Colombia (c) Arakita Rimbayana

Seperti setiap pertandingan olahraga pada umumnya, siapa yang main menentukan tingkat keseruan pertandingan itu sendiri, terutama kalau ini merupakan pertandingan pertamamu dan kamu tidak tahu tahu banyak soal pemainya. Ada dua klub di Medellin (Atletico Nacional dan Independiente Medellin) dan pertandingan terbaik untuk ditonton adalah Derby, pertandingan klasik antara dua rival terdekat.


Akrab dengan La Liga Spanyol? Menurut penduduk setempat, persaingan antara kedua klub Medellin ini mirip dengan Real Madrid dan Barcelona. Atletico (dengan warna jersey hijau-putih) merupakan tim yang lebih kaya, mampu membeli pemain-pemain bagus. Independiente (dengan warna merah dan biru, mirip dengan Barcelona) merupakan tim yang lebih merakyat.

Anehnya, persaingan di lapangan tidak mengganggu acara santai sore hari sebelum kick-off. Pendukung dari kedua belah pihak duduk bersama di sekitar Stadion Atanasio Girardot menikmati empanada sebagai bahan bakar untuk pertandingan nanti. Bahkan, ada satu keluarga dengan empat anak yang masing-masing mendukung setiap klub. Meskipun Amerika Latin dikenal cukup agresif soal sepak bola, kedua belah pihak bisa duduk bersama dan berbagi tawa.

Tetapi begitu mereka masuk ke dalam stadion, persaingan mulai terasa. Perang genderang di antara dua tribun dimulai bahkan jauh sebelum kick-off.

Perang genderang antara dua kubu

Kubu Atletico National di Tribun Utara (c) Arakita Rimbayana

Saat menyaksikan pertandingan penting, seperti Derby, el Classico, atau putaran final, memilih tempat duduk bukan hanya sekedar memilih sudut terbaik atau tempat yang aman dari panas dan hujan. Tempat duduk di stadion sepak bola merepresentasikan tim mana yang kamu dukung. Meskipun kamu tidak mendukung salah satu, saya disarankan untuk mendukung tim lokal. Kalau pertandingan tersebut merupakan derby, seperti pertandingan antara Atletico dan Independiente yang saya tonton, dukung tim yang bertindak sebagai tuan rumah.

Kubu Independiente Medellin di Tribun Selatan (c) Arakita Rimbayana

Di Stadion Atanasio Girardot Medellin, tim tuan rumah menguasai tribun selatan. Tempat duduk terbaik adalah sektor 14 di area barat daya karena akan membuat kamu tetap dekat dengan tim tuan rumah jadi kamu bisa ikut bersorak seru tetapi cukup jauh kalau kamu ingin sekedar duduk dan menikmati pertandingan. Selain itu, kamu akan terlindung dari panas matahari.

Raungan tidak berhenti bahkan saat tertinggal tiga gol

Fans Independiente tetap semangat meskipun tertinggal 0-3 (c) Arakita Rimbayana

Pengalaman otentik ini tidak akan kamu dapatkan dari kegiatan lain selama liburan di Kolombia. Kamu tidak hanya berkesempatan untuk bercengkrama dengan penduduk setempat, tetapi juga melihat langsung reaksi mereka saat tim mereka kalah atau menang.

Penonton yang rusuh langsung diamankan (c) Arakita Rimbayana

Tidak jauh beda dengan supporter sepak bola tanah air, beberapa dari mereka mungkin menunjukkan sikap buruk seperti menghina atau melempar sesuatu karena kecewa, tetapi kamu tidak perlu khawatir soal keselamatan kamu di stadion ini karena seluruh tempat dijaga dengan baik. Kamu bisa melihat petugas polisi berjaga-jaga di setiap sektor. Bahkan, setiap penonton akan digeledah saat memasuki area stadion dan siapa pun yang dianggap sebagai ancaman terhadap keselamatan orang lain akan segera diamankan.

Di bawah bendera Independiente Medellin (c) Arakita Rimbayana

Kembali ke euforia sepakbola. Independiente tertinggal 0-3, tetapi para penggemarnya tidak berhenti melantunkan yel-yel yang dalam bahasa lokal disebut chazas. Kamu bisa ikut bersorak atau sekedar bertepuk tangan.

Cara ke sana

Stadion Atanasio Girardot, Medellin, Kolombia (c) Arakita Rimbayana

Pertama-tama, kamu harus cek jadwal pertandingan. Berkat Google, caranya sangat mudah. Cukup ketik "Colombia league football fixture" dan kamu bisa melihat daftar pertandingan yang akan datang. Saat berada di Medellin, cari Independiente Medellin atau Atletico Nacional dalam daftar tersebut. Cari tahu di mana pertandingan akan berlangsung. Estadio Atanasio Girardot adalah stadion yang kamu tuju.


Ada stasiun metro yang sangat dekat dari stadion. Bahkan, stasiun ini disebut Estadio jadi cukup mudah untuk menemukannya di peta metro. Di kawasan mana pun tempat tinggalmu di Medellin, kamu hanya perlu membayar sekitar 2.500 COP (sekitar Rp. 10.000) untuk masuk ke stasiun metro dan naik kereta ke Estadio. Kamu bisa mendapatkan kartu metro Civica secara gratis di beberapa stasiun besar atau beli tiket di loket stasiun mana pun.

Tempat penjualan tiket khusus turis (c) Arakita Rimbayana

Sesampainya di stasiun Estadio, kamu tinggal berjalan ke arah stadion yang berada di dekatnya. Untuk duduk di area barat daya, langsung saja ke area barat stadion dan cari petugas dengan papan bertuliskan "May I help you?" atau spanduk oranye besar di area tersebut. Ini adalah satu-satunya stan yang menjual tiket untuk turis.


Harga tiket?

Tiket nonton bola di Stadion Atanasio Girardot, Medellin, Kolombia (c) Arakita Rimbayana

Meskipun loket tiket tersebut diperuntukkan bagi wisatawan, jangan khawatir kena tipu. Harga tiketnya sama seperti harga tiket yang dijual ke penduduk setempat. Tiket tribun barat daya, tepatnya di sektor 14, dijual dengan harga 75.000 COP (sekitar Rp. 300.000). Harga resminya tercetak di tiket, seperti yang bisa kamu lihat dalam foto di atas. Jangan khawatir harus membeli tiket jauh-jauh hari. Saya beli tiket satu jam sebelum pertandingan dengan harga normal. Setiap kursi diberi nomor, jadi kamu tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mendapatkan kursi terbaik.


Ada banyak restoran lokal di sekitar stadion. Tetapi kebanyakan hanya menyajikan makanan ringan seperti empanada. Meskipun begitu, jajanan ini cukup mengenyangkan. Di dalam stadion, banyak pedagang asongan berkeliaran di sepanjang permainan. Kamu tinggal duduk cantik dan menunggu popcorn, keripik, dan bir datang.


Pengalaman yang tak terlupakan

Mengingat betapa setianya pendukung sepakbola di negara-negara Amerika Latin seperti Kolombia, menonton pertandingan sepak bola di sini lebih dari sekadar menyaksikan gocekan cantik dan gol fantastis. Yang lebih penting adalah mengenal budaya lokal dan tradisi penting negara ini. Hanya dengan Rp. 300.000, kamu bisa membawa pulang banyak cerita.


Meskipun Independiente kalah 1-4, drum dan chazas terus berlanjt. Kamu bisa terlibat lebih jauh dengan mengenakan kaus tim lokal dan duduk di antara para supporter-nya. Sebagian besar penduduk setempat di sini tidak bisa berbahasa Inggris, jadi sebaiknya kamu memperkaya kosakata bahasa Spanyol-mu terlebih dahulu. Hasta luego!


Serunya nonton bola di Medellin, Kolombia (c) Arakita Rimbayana


0 tampilan
  • Facebook

©2019 by Bulibi