Itinerary Kota Tua Jakarta

Teman BuLiBi pernah mengunjungi Kota Tua saat berada di Jakarta? Atau belum pernah sama sekali ke sana? Kalau belum, kamu perlu coba berkunjung ke sana. Kawasannya penuh dengan jejak-jejak peninggalan Belanda. Setiap sudutnya memiliki banyak kenangan yang berbekas bagi Indonesia. Rasa penasaranmu tentang sejarah Indonesia dapat terjawab dengan berkunjung ke sini!

Kota Tua Jakarta (c) SwakelolaSayang

Untuk sebagian orang yang pernah ke Jakarta, liburan ke ibu kota ini mungkin bukan hal luar biasa. Namun, dengan wilayahnya yang sangat luas, ada beragam kisah tersembunyi yang tersimpan di banyak tempatnya, salah satu tempat yang menyimpan kisah tersebut adalah Kota Tua. Di Kota Tua berbagai tempat seperti pasar, bangunan kuno, tempat makan, hingga suasanya akan mengingatkanmu pada era penjajahan Belanda. Bangunan yang digunakan untuk museum-museum dan tempat-tempat dengan nilai sejarah bisa kamu temukan di sana, baik dalam keadaan utuh maupun sudah ditata ulang.

Nah, biar kalian lebih tau tentang tempat ini, berikut itinerary Kota Tua Jakarta yang wajib Teman BuLiBi ingat sebagai acuan saat akan pergi ke sana!

Bagaimana sih cara pergi ke Kota Tua Jakarta?

Kalau kamu berada di Jakarta dan ingin pergi ke Kota Tua, usahakan berangkat di pagi hari ya, biar kamu bisa berkeliling dan mengamati Kota Tua dalam waktu yang lebih lama. Ada 2 pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan untuk ke Kota Tua, yaitu KRL atau bus Transjakarta. Carilah halte atau stasiun terdekat dari tempatmu!


Kereta yang biasanya digunakan untuk pergi ke Kota Tua adalah commuter line rute pink, merah, dan biru. Tinggal tanya ke loket, nanti petugas akan memberi tahu rute mana saja yang dapat ditempuh jika pergi dari stasiun tempat keberangkatanmu. Setelah naik kereta, kamu bisa turun di Stasiun Jakarta Kota. Nah, bagi Teman BuLiBi yang menggunakan bus Transjakarta, kamu bisa naik bus Koridor 1 atau Koridor 12A.


Jika menggunakan Transjakarta Koridor 1, kamu bisa turun di halte terakhir yaitu Halte Kota. Kalau Teman BuLiBi memilih rute 12A, kamu bisa turun di Halte Jembatan Kota Intan, Museum Fatahillah maupun Kota. Tapi agar lebih dekat dengan tempat wisatanya, sebaiknya turun di Halte Museum Fatahillah.

Untuk biaya perjalanan, jika kamu menggunakan kereta biayanya hanya Rp3.000. Biaya tersebut diperuntukkan bagi kalian yang baru pertama kali menggunakan KRL dan untuk 20 km perjalanan pertama kamu. Kalau mau bayar dengan biaya sebesar Rp3.000, kamu bisa beli kartu non tunai di loket. Sedangkan kalau kamu memilih naik bus Transjakarta, biayanya hanya Rp3.500 dengan menggunakan e-money. Untuk estimasi waktu perjalanannya, naik kereta lebih cepat dibanding naik bus. Kalian tinggal pilih transportasi apa yang mau kalian pakai!

Berkunjung ke tempat wisata di Kota Tua Jakarta yang memuaskan rasa ingin tahumu

Di kawasan Taman Fatahillah Kota Tua Jakarta ada berbagai tempat yang bisa memuaskan rasa ingin tahumu, terutama soal peninggalan di era Batavia. Setelah turun dari Stasiun Jakarta Kota, kamu cukup berjalan kaki lurus saja dari pintu keluar stasiun. Nanti di sebelah kiri jalan kamu akan menemukan kawasan Taman Fatahillah yang dikelilingi oleh bangunan museum. Begitu pula dengan yang menggunakan Transjakarta, dari Halte Kota kamu bisa berjalan menuju ke Taman Fatahillah yang jaraknya sekitar 500m melalui Jalan Lada.


Saat berada di Taman Fatahillah, dari berbagai sisi kamu dapat melihat gedung-gedung seperti Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah) dan Museum Wayang. Bagi yang ingin tahu tentang Museum Sejarah Jakarta bisa baca di Wajib Dikunjungi! Tempat Wisata di Jakarta ya!

Museum Wayang Kota Tua Jakarta

Museum Wayang mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 13 Agustus 1945, hanya beda beberapa hari dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Museum ini buka dari hari Selasa sampai Minggu. Jam bukanya untuk hari Selasa sampai Jumat dari jam 9:00 - 15:00. Sedangkan saat akhir pekan, museum buka dari pukul 9:00 - 20:00.

Harga tiket masuk ke Museum Wayang hanya Rp5.000 untuk orang dewasa. Untuk mahasiswa harganya Rp.3000 dan untuk anak-anak hanya Rp2.000 saja. Sangat terjangkau kan?

Di museum ini ada apa aja sih? Di Museum Wayang Kota Tua Jakarta pastinya kamu bisa melihat berbagai jenis wayang dan ada juga boneka dari luar negeri. Koleksi wayang yang ada tak hanya berasal dari Indonesia saja, tapi juga dari beberapa negara lain. Beberapa diantaranya adalah India, Cina, Suriname, serta dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Makan siang di Kota Tua Jakarta

Setelah berkunjung ke museum, perutmu sudah mulai lapar? Kamu bisa makan siang di café maupun berbagai tempat makan yang ada di kawasan Kota Tua Jakarta, salah satunya adalah Café Batavia. Gaya cafe yang vintage mengingatkan kita akan suasana Batavia. Menu-menu yang ada di sini beraneka ragam, mulai dari masakan khas Indonesia hingga masakan ala Eropa dan Australia.

Restoran lainnya yang ada di Taman Fatahillah adalah Batavia Market, Rumah Makan Putri Hasian dan Baso Aci Ganteng. Batavia Market letaknya berada di Gedung Pos Indonesia. Restoran ini menyajikan berbagai menu seperti soto betawi, nasi ayam Woku, nasi goreng, chicken Katsu, aneka burger dan snack, serta berbagai macam dessert yang bentuknya unik-unik dan juga minuman. Rumah Makan Putri Hasian menyediakan masakan khas Padang, sedangkan Baso Aci Ganteng menghidangkan berbagai macam bakso dengan kisaran harga Rp20.000. Restoran-restoran ini jaraknya sangat dekat kok dengan Museum Wayang maupun Museum Fatahillah. Teman BuLiBi hanya perlu berjalan kaki sejauh 100 sampai 150m saja. Tidak jauh kan?

Sore hari di Taman Fatahillah dan Sekelilingnya

Setelah puas menyantap makan siang di restoran terdekat, sore harinya kamu bisa melihat suasana Kota Tua Jakarta di Taman Fatahillah. Kamu juga bisa menyewa sepeda ontel untuk mengelilingi area taman.

Menjelajahi sudut-sudut kota sambil mencari spot foto dengan berlatar gedung-gedung lama pun boleh dicoba. Meski bangunannya tak lagi bagus seperti dulu, bangunan-bangunan yang sudah berumur itu sangat instagramable! Apalagi jika kamu termasuk orang yang suka berfoto bergaya vintage. Nah, setelah berfoto dan bersepeda, Teman BuLiBi bisa mencicipi jajanan di sekitar Taman Fatahillah. Banyak orang berjualan keliling maupun toko-toko makanan kecil di sepanjang jalan dan yang dijajakan pun bermacam-macam. Bisa nih untuk kamu coba!

Kegiatan-kegiatan di atas dapat dilakukan di Kota Tua Jakarta pada hari biasa. Namun, jika kamu ingin berkunjung ke lebih banyak tempat, weekend merupakan saat yang tepat. Misalnya pada pagi hari kalian bisa berkunjung ke Museum Fatahillah, dilanjutkan dengan makan siang, lalu sore hari bermain dan berkeliling di sekitar Taman Fatahillah, dan terakhir ditutup dengan berkunjung ke Museum Wayang. Malam hari juga waktu yang tepat nongkrong di cafe maupun restoran yang berbeda dari tempat yang kamu datangi untuk makan siang.

Bagaimana? Tempatnya menarik untuk dikunjungi kan? Yuk, ramai-ramai ke Kota Tua Jakarta!


(c) BuLiBi - [Kontributor: Nadhirah | Editor: Karina Ovelia]


Suka dengan artikel di atas? Silakan share ke media sosialmu!

Baca juga artikel lainnya:

Tempat Wisata di Jakarta

Ibis Budget Jakarta Tanah Abang: Lokasi Strategis Untuk Transit

Tips Liburan#1: Ke Negara Bebas Visa


#bulibi #bukanliburanbiasa #itinerarykotatuajakarta #kotatuajakarta #kotatua #museumfatahillah #museumwayangjakarta

Rekomendasi penginapan di Jakarta:


  • Facebook

©2019 by Bulibi