Berapa sih Biaya ke Himalaya?

Ingin melihat langsung gugusan Himalaya? Kira-kira berapa yah biaya ke Himalaya?


Kamu pasti pernah dengar tentang Himalaya kan? Seberapa banyak sih yang kamu tahu tentang Himalaya? Tahu tidak, kalau Himalaya itu bukan satu gunung, tapi gugusan pegunungan? Nah, jadi sebenarnya Himalayas atau Himalaya adalah deretan pegunungan yang membentang sejauh 2.400km di lima negara Asia. Mulai dari Bhutan, China, India, Nepal, dan Pakistan. Himalaya memiliki lebih dari 50 gunung (!) dengan ketinggian di atas 7.200m, yang 14 diantaranya memiliki ketinggian di atas 8.000m.


Himalaya sendiri terdiri dari 3 bagian, yaitu Himadri (bagian tertinggi dan paling utara dari jajaran pegunungan Himalaya, yang biasa disebut Greater Himalaya), Himachal (biasa disebut Lesser Himalaya, dengan bukit dan lembah indah), dan Shiwaliks (dikenal dengan Outer Himalaya yang terdiri dari hutan hijaunya).


Nah, kalau Everest yang kita tahu, itu salah satu dari puncak-puncak tertinggi Himalaya. Puncak-puncak tertinggi ini terletak di sebagian besar Greater Himalaya. Selain Everest, ada Annapurna, Nanga Parbat, dan Kanchenjunga. Kanchenjunga, biasa disebut juga Kangchenjunga atau Kinchinjunga, atau biasa disebut Kumbhkaran Lungur oleh masyarakat Nepal, adalah gunung ke-3 tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.586m.


Gunung ini terletak di sebelah timur gugusan Himalaya, di perbatasan antara Sikkim (salah satu states di timur laut India) dan Nepal. Kalau kamu berencana ingin melihat Himalaya langsung dan ingin tahu biaya ke Himalaya, ada beberapa faktor yang bisa masuk dalam budget kamu. Diantaranya destinasi, transportasi, akomodasi, dan lainnya. Jika teman BuLiBi ingin tahu lebih banyak contoh perhitungan biaya ke Himalaya, simak yuk info perjalanan ke Sikkim yang pernah tim BuLiBi lakukan beberapa waktu yang lalu.


Destinasi: Sikkim

Puncak Kanchenjunga tertutup awan (c) Desi Triaryanawati

Untuk menentukan biaya ke Himalaya, salah satu yang menjadi faktor utama adalah destinasi. Setiap tempat memiliki beragam macam aktivitas, mulai dari sightseeing, yoga, trekking, hiking, bahkan climbing. Berbeda-beda destinasi maupun jenis aktivitasnya, tentu akan memiliki perhitungan biaya yang berbeda. Sikkim bisa menjadi salah satu pilihan untuk melihat Himalaya tanpa harus trekking ataupun climbing. Sebagai destinasi Himalaya di India, Sikkim tidak sepopuler destinasi lainnya seperti Kashmir, Ladakh, atau Himachal. Namun, buat kamu yang menyukai alam dan petualangan, Sikkim bisa jadi pilihan.


Merupakan sebuah provinsi di lembah Himalaya India, Sikkim berbatasan langsung dengan Tibet di utara, Bhutan di timur, dan Darjeeling di selatan. Kamu akan menemukan Sikkim berbeda dengan kebanyakan provinsi di India. Di sini teman BuLiBi akan melihat berbagai macam budaya dan etnis Bhutia, Lepcha, dan Nepal. Beragam kuil dan prayer flags khas Tibet juga banyak di temukan di Sikkim. Dengan ibukota Gangtok yang berada di ketinggian 1.650m dan dikelilingi Himalaya, Sikkim memiliki cuaca yang sejuk.


Waktu Terbaik

Tsomgo Lake masih membeku di April (c) Desi Triaryanawati

Mengunjungi suatu tempat di musim terbaiknya tentu sangat menyenangkan. Untuk Sikkim sendiri, waktu terbaik adalah saat musim semi, Maret – Mei. Kamu bisa menyaksikan bunga-bunga yang bermekaran dan padang rumput kehijauan. Di musim gugur (Oktober hingga pertengahan Desember), traveler bisa melihat gugusan Himalaya dengan jelas.


Jika ingin merasakan salju, datanglah mulai dari pertengahan Desember hingga Maret. Yumthang Valley, Lachung, Pelling, dan Lachen akan sangat indah dengan salju yang turun di musim dingin. Terkadang, saat musim semi di bulan April masih bisa ditemukan salju seperti di Tsomgo Lake atau Lachung. Sikkim mengalami monsoon, jadi hindari berkunjung sekitar Juni-September yah. Selain curah hujan yang tinggi, di beberapa tempat rawan terjadi longsor.

Berapa Lama


Seperti halnya destinasi, waktu yang kamu perlukan untuk mengunjungi salah satu destinasi Himalaya akan mempengaruhi besaran budget traveling kamu. Jika hanya sightseeing atau hiking singkat di Sikkim, kamu biasanya memerlukan waktu sekitar 7-10 hari. Lain cerita kalau kamu ingin trekking atau climbing yang akan memerlukan waktu lebih lama, mulai dari berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.


Transportasi


Transportasi adalah point penting berikutnya untuk menghitung biaya ke Himalaya. Transportasi menuju tempat ini bisa kamu bagi menjadi dua kategori, tiket pesawat dari Indonesia ke Sikkim dan transportasi lokal selama di sana. Untuk mencapai ibu kota Sikkim, Gangtok, tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia. Kamu bisa menuju ke salah satu kota di India terlebih dahulu, seperti Delhi, Kolkata, Mumbai, dan lainnya. Kami menyarankan untuk mengambil penerbangan dari Indonesia menuju Kolkata.


Setelahnya, dari kota-kota di India harus mencapai kota Siliguri terlebih dahulu. Ada beberapa alternatif untuk mencapai Siliguri, diantaranya pesawat terbang, melalui jalan darat dengan kendaraan, atau kombinasi kereta dan berkendara. Dari Siliguri, kamu bisa melanjutkan naik kendaraan menuju Gangtok.


Jika mengambil penerbangan ke Kolkata, kamu masih harus mengambil penerbangan domestik menuju ke Bagdogra Airport. Bandara terletak sekitar 124km (atau 4,5 jam perjalanan darat) ke Gangtok. Jika cuaca bagus, kamu bisa mengambil rute domestik menuju ke Bandara Pakyong yang baru diresmikan 2018 lalu. Bandara ini memang lebih dekat ke Gangtok, hanya sekitar 30km. Namun, karena letaknya di dataran tinggi, bandara ini sering tidak beroperasi karena faktor cuaca.


Getting Around Sikkim

Gangtok, East Sikkim (c) Desi Triaryanawati

Dari Bagdogra Airport, tersedia pilihan taxi atau shared jeep menuju ke Darjeeling, Gangtok, Siliguri, dan lainnya. Jadwal terakhir shared jeep menuju Gangtok dan Darjeeling sekitar jam 6-7 malam. Jika tiba di Bagdogra lewat dari waktu ini, kamu bisa menuju ke Siliguri terlebih dahulu dan berganti kendaraan untuk lanjut ke Gangtok.


Secara garis besar, Sikkim dibagi menjadi beberapa area, yaitu East, West, North, dan South Sikkim. Tersedia beberapa pilihan transportasi untuk eksplor Sikkim. Mulai dari, taksi, shared jeep, dan sewa kendaraan. Jarak antara satu tempat ke tempat lain di Sikkim cukup jauh. Sangat disarankan untuk sewa kendaraan jika kamu pergi dengan beberapa teman. Atau kamu bisa ambil paket tur dari local agency.

Akomodasi


Sudah pasti, selama traveling kamu juga akan menghabiskan biaya untuk penginapan. Kembali lagi ke tempat tujuan, akomodasi juga bisa bermacam-macam pilihannya. Sikkim menawarkan berbagai macam opsi penginapan dengan pemandangan kota atau pegunungan. Tentu saja, Gangtok sebagai ibukota menjadi tempat favorit.


Tersedia berbagai macam pilihan akomodasi, mulai dari hotel berbintang hingga homestay. Untuk di beberapa tempat seperti Lachung - North Sikkim, lebih banyak tersedia homestay. Mencoba tinggal di homestay tentu akan jadi pengalaman tersendiri, karena kamu bisa ikut merasakan kehidupan masyarakat lokal sehari-hari. Sekaligus bisa jadi ajang promosi tentang Indonesia lho! Teman BuLiBi bisa sesekali menyelipkan informasi tentang Indonesia saat ngobrol dengan pemilik rumah.


Makanan


Himalaya membentang di negara-negara Asia dengan budaya yang berbeda-beda, termasuk makanannya. Biaya ke Himalaya yang perlu kamu keluarkan untuk makanan juga tentu akan bervariasi, terutama pengaruh kurs. Harga makanan di China tentu akan jauh lebih mahal dibandingkan makanan di India atau Nepal. Bahkan makanan di kota besar India seperti Delhi tentu akan berbeda dengan harga makanan di Sikkim.


Budaya Sikkim dipengaruhi perpaduan budaya Tibet, India, dan Nepal. Begitu juga dengan makanannya. Umumnya masakan India bisa ditemukan dengan mudah, namun untuk bumbu dan rempah makanan India di Sikkim tidak telalu kuat seperti di wilayah India barat. Kamu bisa mencoba makanan ala Tibet/Nepal, seperti dal bhat atau momo. Momo/dumplings semacam pangsit dengan isi sayuran atau daging cincang. Biasanya momo tersedia dalam dua pilihan, fried dan steam momo. Ada juga Thukpa, mie dengan kuah sup berisi daging dan sayuran. Selain itu kamu juga bisa menemukan western, Chinese food, dan makanan halal (terutama di Gangtok).


Tempat wisata

Rumtek Monastery (c) Desi Triaryanawati

Berada di lembah Himalaya, Sikkim menawarkan pemandangan indah pegunungan, lembah, dan sungai-sungai. Tidak ketinggalan keramaian kota seperti Gangtok. Berikut beberapa tempat wisata di Sikkim yang bisa jadi pilihan teman BuLiBi untuk kunjungi.


East Sikkim

Sebagian besar wilayah East Sikkim sangat mudah diakses. Ibukota Gangtok menjadi penghubung transportasi di wilayah ini, termasuk Bandara Pakyong. Tempat yang bisa dikunjungi diantaraya MG Marg, Rumtek Monastery, Tsomgo Lake (Changu Lake), Nathu La, dan Harbhajan Singh Temple.


North Sikkim

Menjadi area yang paling terpencil di Sikkim, North Sikkim menawarkan keindahan alam dengan jalur yang menantang. Jangan lewatkan untuk berkunjung ke Yumthang Valley, Yumesamdong (dikenal dengan Zero Point, di ketinggian 4.664m), Thangu Valley, Gurudongmar Lake di ketinggian 5.425m, Lachung, dan Lachen.


South Sikkim

Area yang paling nyaman dengan akses transportasi yang mudah untuk ke beberapa wilayah lainnya. Pusat kota terletak di Namchi yang juga menjadi penghubung transportasi. Di South Sikkim terdapat beberapa tempat wisata, seperti Temi Tea Garden, Ralang Monastery, Namchi, Samudraptse, dan lainnya.


West Sikkim

Merupakan area yang paling populer untuk para petualang, West Sikkim menawarkan keindahan pemandangan alam, seperti Pelling (Beautiful Hill Station), Rimbi Waterfall, Kanchenjunga Falls, dan Kirateshwar Mahadev Temple. Di West Sikkim juga terdapat Yuksom, base camp untuk jalur trekking di SIkkim, diantaranya Dzongri La Trek dan Goecha La Trek.


Itinerary

Lachung, North Sikkim (c) Desi Triaryanawati

Berikut contoh itinerary saat tim BuLiBi melakukan perjalanan ke Sikkim dan Darjeeling.


H1 : Jakarta – Kolkata

H2 : Kolkata – Bagdogra – Gangtok

H3 : Gangtok – Tsomgo Lake

H4 : Gangtok – Lachen

H5 : Lachen – Lachung

H6 : Lachung – Yumthang Valley - Gangtok

H7 : Gangtok – Darjeeling

H8 : Eksplor Darjeeling

H9 : Darjeeling – Bagdogra – Kolkata - Jakarta


Estimasi Biaya


Untuk biaya perjalanan ke Sikkim bisa berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung dari berbagai faktor, seperti tempat tujuan, transportasi, dan lainnya. Berikut estimasi untuk perjalanan tim BuLiBi ke Sikkim (plus Darjeeling) beberapa waktu lalu:

  • Tiket Jakarta – Kolkata pp (low cost, tanpa bagasi) Rp. 3.800.000

  • Tiket domestik Kolkata – Bagdogra pp (incl 15kg bagasi) Rp. 2.000.000

  • Sikkim Tour + Darjeeling 8H/7M (incl akomodasi, sarapan, dinner, transportasi, dan ILP) INR 50.000/Rp. 10.500.000

  • Konsumsi (makanan & jajan) Rp. 500.000

  • Tiket masuk tempat wisata Rp. 200.000

  • Biaya lain-lain 200.000

Note:

  • Berdasarkan peraturan dari otoritas Sikkim, mewajibkan warga negara asing yang berkunjung ke Sikkim sebanyak minimal dua orang

  • Dengan adanya perbatasan internasional, semua wisatawan asing wajib memiliki Restricted Area Permit/Inner Line Permit (ILP) untuk berkunjung ke Sikkim

  • ILP bisa diurus di Delhi, Kolkata, Siliguri, atau melalui local agency

  • Beberapa tempat wisata seperti Gurudongmar Lake dan Nathula Pass tidak dapat dikunjungi oleh warga negara asing

  • Antar wilayah Sikkim letaknya cukup jauh dan infrastruktur masih terbatas, sangat disarankan untuk menggunakan tour lokal atau menyewa kendaraan

  • Kamu bisa menyiapkan bekal seperti camilan atau buah untuk di perjalanan

  • Biaya sewa kendaraan dari Bagdogra Airport ke Gangtok sekitar INR 3000-3500

  • Jika kamu mengambil opsi tour dari local agency, kamu bisa memilih untuk sewa kendaraan saja atau lengkap dengan akomodasi dan makan

  • Wisatawan asing wajib ditemani local guide untuk masuk beberapa tempat, seperti Tsomgo Lake

Buat kamu pecinta Himalaya dan senang dengan petualangan, bisa berada sedekat dan sesering mungkin dengan Himalaya tentu sangat menyenangkan. Untuk melihat gugusan Himalaya, teman BuLiBi harus menyiapkan budget yang cukup. Untuk perhitungan budget sangat bergantung dari beberap hal, seperti tujuan, transportasi, aktivitas, akomodasi, dan lainnya.


Kamu bisa berkunjung ke Sikkim, salah satu tujuan untuk melihat Himalaya. Transportasi menuju tempat ini cukup mudah. Memang, untuk sampai tujuan, perjalanannya cukup jauh. Namun semua akan terbayar dengan pemandangan indah di Sikkim. Udara yang sejuk, pemandangan gunung dengan puncak saljunya, air terjun yang bisa ditemui sepanjang jalan akan memberikan kesan tak terlupakan.

Jangan lupa, untuk mengurus Inner Line Permit sebagai syarat masuk Sikkim yah traveler! Tersedia opsi penginapan mulai dari hotel, dan satu yang tidak bisa dilewatkan, tinggal di homestay! Berinteraksi dengan pemilik rumah dan merasakan langsung kehidupan masyarakat Sikkim tentunya akan jadi pengalaman tersendiri. Atau mencoba langsung dan ikut serta menyiapkan sarapan dan makan malam khas Sikkim?

Kemanapun tujuan kamu untuk melihat Himalaya, pergi dengan siapa, dan aktivitas seperti apa yang dipilih, lakukan riset yang cermat. Dengan begini, kamu bisa memperhitungkan biaya ke Himalaya dengan tepat. Jika sudah mendapatkan estimasi budget, mulai menabung yuk traveler!


(c) BuLiBi


Baca juga:

Kantongin Tips Hiking Untuk Pemula Berikut, Yuk!

Liburan ke Patagonia Chili Itu Wajib!

Tips Liburan #5: Tips Backpacker Untuk Para Ladies


#bulibi #bukanliburanbiasa #biayakehimalaya #traveling #himalaya #sikkim #india

  • Facebook

©2019 by Bulibi