Hasil Pencarian

150 item ditemukan

  • Menjejak Sapa, Vietnam: Kota di Kaki Gunung Fansipan

    Seperti apa rasanya traveling ke Sapa Vietnam, kota dengan empat musim dalam satu hari? Apa iya bisa merasakan empat musim dalam satu hari? Saat traveling ke Vietnam utara, umumnya traveler mengunjungi kota-kota besar seperti Hanoi, Halong Bay, dan Ninh Binh. Nah, ternyata, selain kota-kota tersebut, teman BuLiBi juga bisa memasukkan Sapa ke dalam daftar, lho! Berbatasan dengan Tiongkok, Sapa menjadi salah satu kota yang wajib dikunjungi saat traveling ke Vietnam utara. Kota ini menawarkan perpaduan keindahan alam dan budaya. Sapa cukup mudah dijangkau, terutama dari kota besar Hanoi. Kamu bisa menuju Sapa menggunakan kereta, bus, atau sewa kendaraan. Sapa juga menawarkan beragam akomodasi, cocok untuk semua traveler. Ingin solo traveling dan menambah teman? Kamu bisa menginap di dormitory dan berkenalan dengan sesama traveler lainnya. Pergi bersama teman-teman dan keluarga juga tentu seru! Kamu bisa pilih hotel dengan tipe family room untuk bisa bersama-sama. Untuk makanan dan tempat wisata juga tersedia beragam macam pilihan. Jadi, bagaimanapun tipe traveling kamu, Sapa menawarkan beragam kemudahan. Teman BuLiBi bisa menikmati udara segar dengan suhu yang sejuk di Sapa. Kalau kamu ingin menjejak Sapa, Vietnam: Kota di Kaki Gunung Fansipan, yuk simak info mengenai Sapa berikut ini. Sekilas Info Sapa Sapa, atau Sa Pa, terletak di Provinsi Lao Cai, sekitar 380 km dari Hanoi. Kota ini bisa ditempuh selama 5-6 jam dengan perjalanan darat. Deretan pengunungan Hoang Lien Son yang masih merupakan bagian dari Himalaya mendominasi kota Sapa. Termasuk Gunung Fan Si Pan, dengan ketinggian 3.143m. Terletak di kaki gunung Fan Si Pan, Sapa memiliki udara yang relatif lebih sejuk dibanding beberapa kota besar lainnya di Vietnam. Sapa Vietnam juga disebut-sebut kota dengan empat musim karena cuacanya yang sering berubah-ubah. Sejuk di pagi hari, panas dan hujan di siang hari, serta dingin di malam hari bisa kamu rasakan secara bergantian dalam satu hari. Dikelilingi oleh deretan pegunungan, membuat kota Sapa seringkali diliputi kabut yang bisa turun dan hilang dalam hitungan detik. Transportasi dari Hanoi ke Sapa Kamu bisa mencapai Sapa dari beberapa kota besar di Vietnam, diantaranya Hanoi dan Ho Chi Minh. Cara yang paling mudah dan cepat untuk mencapai Sapa adalah dari Hanoi. Tersedia berbagai macam pilihan transportasi untuk mencapai Sapa. Kereta bisa menjadi pilihan dengan rute Hanoi hingga Lao Cai. Lama perjalanan dengan kereta sekitar 8-9 jam. Dari Lao Cai, kamu bisa meneruskan perjalanan dengan menggunakan bus atau taxi selama satu jam hingga Sapa. Alternatif lainnya, kamu bisa menggunakan bus dengan durasi perjalanan sekitar 6-8 jam. Tersedia berbagai macam operator bus, harga, dan jadwal. Tersedia jadwal keberangkatan pagi, sore, dan malam hari, termasuk sleeper bus Sapa Express. Sleeper bus, terutama jadwal keberangkatan malam hari menjadi banyak pilihan traveler. Kamu bisa menghemat biaya akomodasi selama satu malam. Umumnya jadwal keberangkatan Sapa Express malam dari Hanoi sekitar pukul 21.00-22.00. Bus akan berhenti beberapa kali untuk short break, dan tiba di Sapa sekitar pukul 03.00-04.00. Bus akan berhenti di terminal akhir dekat alun-alun Sapa. Penumpang diijinkan untuk tetap tinggal di bus hingga pukul 06.00. Untuk harga tiket sleeper bus bervariasi, mulai dari USD 14 (sekitar IDR 200.000 untuk sekali jalan). Selain kereta dan bus, kamu juga bisa sewa kendaraan, taxi, atau mengambil tur dari Hanoi. Dengan opsi ini, kamu bisa lebih menghemat waktu. Hanya diperlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan. Namun, tentu saja, biaya yang kamu keluarkan juga akan lebih mahal. Bisa Apa Saja di Sapa Vietnam Sapa menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Selain itu, kamu bisa menemukan berbagai macam budaya dari suku etnis yang ada di Sapa. Hiking dan trekking menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan di Sapa. Selain hiking dan trekking, Sapa juga menawarkan berbagai macam aktivitas saat kamu traveling ke Sapa Vietnam. Berikut beberapa tempat yang bisa kamu lakukan di Sapa, dan umumnya gratis! Berkeliling kota Sapa dengan berjalan kaki Walaupun Sapa bukan merupakan tujuan utama wisatawan seperti Halong Bay, Da Nang, dan lainnya, Sapa bisa menjadi pilihan jika kamu menyukai udara segar dan petualangan. Saat traveling ke sini, kamu tidak boleh melewatkan berkeliling kota ini. Sapa merupakan kota kecil dan beberapa tempat wisata dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kamu juga bisa menikmati suasana romantis kota ini, terutama saat kabut dan awan yang menyelimuti Sapa. Sebelum Vietnam merdeka pada 2 September 1945, beberapa negara menjajah Vietnam, diantaranya Perancis. Kamu bisa menyaksikan berbagai macam jejak peninggalan Perancis, diantaranya bangunan-bangunan bergaya arsitektur Perancis. Terdapat beragam bangunan dengan arsitektur khas Perancis di sekitar kota dan alun-alun Sapa. Menikmati sore hari di Sapa Lake Terletak di pusat kota Sapa, Sapa Lake bisa menjadi salah satu tujuan utama di Sapa. Walaupun bukan merupakan danau alami, namun tempat ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Kamu bisa menikmati pemandangan pegunungan dan beragam bangunan dengan arsitektur cantik di sekeliling danau. Di satu sisi terdapat beberapa restoran dan café untuk sekedar bersantai sambil menikmati teh atau mencoba kopi Vietnam. Alun-Alun Sapa & Sapa Church Terletak tidak jauh dari Gunung Ham Rong, Sapa Church yang terletak di alun-alun kota menjadi simbol kota Sapa Vietnam. Dibangun tahun 1902, bangunan gereja ini seluruhnya terbuat dari batu. Arsitektur gereja ini terinspirasi dari bangunan bergaya Perancis. Traveler bisa mengagumi keindahan interior gereja tanpa biaya. Berkunjung ke Cat Cat Village Selama traveling ke Sapa, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Cat Cat Village yah teman BuLiBi! Desa ini terletak sekitar 3km dari pusat kota Sapa dan bisa dicapai dengan berjalan kaki. Kamu juga bisa naik ojek motor yang banyak ditawarkan di sekitar kota. Terletak di lembah Muong Hoa, Cat Cat Village terbentuk di abad 19 setelah beberapa keluarga dari etnis H’Mong dan Dzao datang dan menetap di wilayah ini. Di tempat ini kamu bisa melihat pemandangan hijau pegunungan dan rumah khas suku Hmong dan Dzao. Jalur di sepanjang desa ini cukup banyak tanjakan dan turunannya. Tenang saja, tersedia jalan setapak berbatu di Cat Cat Village, koq traveler! Kamu bisa melihat seperti apa kehidupan masyarakat lokal di rumah contoh yang ada di Cat Cat Village. Buat para pecinta belanja, dijamin kamu pasti senang dan tidak tahan untuk membeli beragam macam kerajinan tangan masyarakat, seperti kain dan tas. Sapa market/night market Tidak hanya sebagai tempat jual beli, Sapa market juga menjadi tempat berkumpulnya suku-suku minoritas, diantaranya Hmong, Dao, dan Nung. Terletak di pusat kota Sapa, pasar ini menawarkan berbagai macam barang dan kerajinan tangan. Kamu bisa menemukan penjual makanan, pakaian, obat-obatan, dan kerajinan tangan berupa tas dan pakaian khas suku etnis H’mong. Hiking singkat ke beberapa desa Buat kamu para outdoor enthusiast, jangan lewatkan untuk hiking ke desa-desa di sekitar kota Sapa. Biasanya akan ada penduduk lokal yang menawarkan untuk menjadi guide. Penduduk lokal akan mengantarkan kamu berkeliling desa dan juga bercerita tentang sejarah dan kebiasaan masyarakat setempat. Atau, kamu juga bisa pesan hiking tour dari hotel. Umumnya tour yang ditawarkan sudah termasuk guide dan makan siang. Menjejakkan kaki di Puncak Gunung Fansipan (4.134m) Mau menjejakkan kaki di Puncak Gunung Fansipan, tapi tidak mau trekking berhari-hari? Bisa banget nih traveler! Dikenal dengan sebutan ‘the rooftop of Indochina’, kamu bisa mencapai Fansipan dengan cable car. Dengan naik cable car, kamu bisa sampai di Fansipan dengan cepat, hanya sekitar 15-20 menit. Dan tahukah kamu, kalau Fansipan cable car ini tercatat dalam rekor Guinness Book sebagai rute cable car berkabel tiga terpanjang di dunia? Cable car ini memiliki panjang 6.282 meter. Selain itu, Fansipan cable car juga dinobatkan sebagai cable car dengan ketinggian tertinggi dari stasiun awal hingga statiun akhir. Dari stasiun awal hingga stasiun akhir ketinggiannya adalah 1.410m. Setelah sampai di stasiun akhir, kamu masih harus melanjutkan perjalanan ke puncak Fansipan dengan berjalan kaki. Di sepanjang perjalanan kamu bisa menikmati beberapa taman dan kuil, seperti Bamboo Garden, Bich Van Thien, dan Bao An Thien Tu. Namun sayang, saat tim BuLiBi ke sana, hujan turun sepanjang hari, jadi kami tidak bisa meneruskan hingga Fansipan Peak. Eksplor wilayah di luar pusat kota Sapa Selain tempat wisata yang bisa dikunjungi di pusat kota, kamu juga bisa eksplor beberapa tempat di luar kota Sapa. Kamu bisa eksplor Silver Waterfall, Love Waterfall, dan O Quy Ho Pass. Berada sekitar 20km dari pusat kota, kamu bisa menikmati pemandangan air terjun setinggi 200 meter di Silver Watefall yang dikelilingi hutan hijau. Love Waterfall terletak tidak jauh dari Silver Waterfall, jadi kamu bisa eksplor tempat ini juga. Perlu Persiapan Apa Saja? Sebenarnya, tidak ada persiapan khusus untuk traveling ke Sapa Vietnam. Namun, dengan cuaca yang cukup sering berubah-ubah, kamu bisa membawa beberapa travel gear yang mungkin berguna. Kebanyakan aktivitas di Sapa merupakan aktivitas luar ruang, jadi kemungkinan kamu akan lebih banyak berada di tempat terbuka. Ladies, kalau kamu ada rencana backpacker-an ke Sapa, baca tips backpacking dulu ya. Selain itu, suhu di Sapa lebih dingin dibandingkan beberapa kota lain di Vietnam. Hujanpun terkadang turun walaupun hanya sebentar. Tapi, jangan menyurutkan niat untuk eksplor Sapa, yah! Selain perlengkapan traveling favorit teman BuLiBi, kamu bisa membawa payung, jas hujan, dan jaket untuk antisipasi jika hujan turun. Selain pelindung diri, jangan lupa memakai sepatu yang nyaman. Kamu akan banyak berjalan selama eksplor kota Sapa. Kamu bisa kombinasikan sneaker favorit atau sepatu hiking dengan kaos kaki untuk tetap terlihat stylish. Kalau tidak mau repot membawa payung atau jas hujan, kamu bisa beli juga koq traveler. Di Sapa, banyak terdapat toko-toko perlengkapan outdoor, seperti sepatu trekking, jaket, jas hujan, dan trekking pole. Harganya juga cukup terjangkau. Selain itu, kamu juga bisa membawa obat-obatan pribadi. Yang Perlu Kamu Tahu: Di Sapa Vietnam ada Salju? Memang, Sapa dikenal sebagai kota dengan cuaca yang berbeda dengan wilayah lainnya di Vietnam. Bahkan di musim dingin (Desember-Januari), suhu udara di Sapa bisa turun hingga di bawah 0 derajat. Tahukah kamu, di bulan terdingin ini, Sapa terkadang mengalami salju? Apa iya, di Sapa Vietnam ada salju? Sapa menjadi satu-satunya wilayah di Vietnam yang mengalami salju di musim dingin. Hal inilah yang menarik banyak wisatawan datang ke Sapa. Walaupun tidak setiap musim dingin turun salju, jika cuaca sangat dingin dan langit cerah tidak berawan, ada kemungkinan akan turun salju. Biasanya salju akan berlangsung singkat, sekitar 2-4 hari saja. Tergantung dengan cuaca setiap tahunnya, biasanya salju turun sekitar tanggal 15 Desember hingga 1 Januari. Jika beruntung, kamu bisa melihat pemandangan sawah yang ditutupi hamparan salju. Beberapa tempat yang mengalami salju cukup tebal adalah di Hoang Lien Son, O Quy Ho Pass, Silver Waterfall, atau Heaven Gate. Tips & Info Dengan ketinggian di atas rata-rata, suhu udara di Sapa cukup sejuk, bervariasi mulai 15° hingga 20° C di siang hari. Teman BuLiBi bisa berkunjung ke Sapa sepanjang tahun. Bagi sebagian traveler asing, waktu terbaik berkunjung adalah sekitar Maret – Mei dan September – Desember Jika berkunjung saat musim dingin (Desember-Januari) dan suhu turun hingga di bawah 0 C, ada kemungkinan turun salju Jangan lupa membawa jaket karena suhu di Sapa bisa menjadi sangat dingin kapan saja Jika ingin berkunjung ke Sapa, luangkanlah waktu sekitar 2-3 hari. Sehingga kamu bisa mengunjungi semua tempat yang ada dalam daftar tujuan Tersedia beragam macam tipe akomodasi, mulai dari hostel hingga hotel berbintang. Teman BuLiBi bisa menyesuaikan dengan tipe traveling dan budget Untuk traveler muslim, jangan khawatir soal makanan halal. Tersedia beberapa restaurant makanan halal, seperti restoran di Cosiana Hotel. Kamu bisa mencoba pho asli Vietnam tanpa khawatir! Tiket masuk Cat Cat Village sekitar 20.000 VND (sekitar IDR 20.000) Jangan lupa untuk ijin dulu yah traveler, jika ingin mengambil photo masyarakat setempat! Untuk mencapai Fansipan Peak dengan cable car, kamu bisa beli tiketnya di stasiun di Sun Plaza. Harga tiket cable car sekitar 700.000 VND (IDR 450.000) untuk return trip Jika kamu pergi ke Fansipan, jangan lupa membawa jaket, karena udara sangat dingin di atas sana Berjalanlah dengan perlahan dari stasiun akhir ke Fansipan Peak, karena oksigen yang semakin tipis Jika berencana traveling ke Vietnam utara dan ingin merasakan pengalaman yang sedikit berbeda, kamu bisa mampir ke Sapa. Kota ini memiliki cuaca yang sejuk dan tidak terlalu ramai seperti Hanoi atau Ho Chi Minh. Kamu bisa bersantai menikmati suasana kota dan melihat beragam arsitektur peninggalan Perancis Selain itu, kamu bisa menikmati pemandangan indah pegunungan dan beragam keunikan budaya masyarakat lokal. Mencoba cable car untuk mencapai Fansipan Peak tentu menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan. Jangan lupa, untuk menyiapkan jaket, minuman, dan snack yah, traveler! Kamu juga bisa berkeliling kota Sapa dengan berjalan kaki menikmati suasana alun-alun kota. Atau menikmati suasana dan keindahan Sapa Lake yang konon mirip dengan danau terkenal di Eropa. Dengan kemudahan transportasi mencapai Sapa, beragam jenis akomodasi, dan makanan yang ada, kamu tidak perlu khawatir untuk traveling ke Sapa Vietnam. Dan jika beruntung, kamu bisa merasakan salju di musim dingin lho! Jadi, sudah tidak sabar ingin eksplor Sapa? (c) BuLiBi Baca juga: Harga Hotel di Vietnam dan Rekomendasinya Kantongin Tips Hiking Untuk Pemula Berikut, Yuk! Tips Liburan #5: Tips Backpacker Untuk Para Ladies #bulibi #bukanliburanbiasa #negaraasia #sapa #vietnam #sapavietnam

  • Rekomendasi 13 Hotel di Solo

    Solo merupakan kota yang kental dengan budaya. Hal ini membuat Solo memiliki daya tarik tersendiri di mata wisatawan. Berbagai tempat untuk berlibur juga banyak tersedia di kota ini. Tak hanya tempat wisata, Kota Solo sendiri memiliki suasana yang sangat nyaman. Berbagai variasi hotel di Solo pun kian beragam. Dari budget hotel sampai hotel bintang 5, semua ada sesuai kebutuhan. Selain menyiapkan itinerary liburan, pastikan juga untuk memilih hotel di Solo terbaik untuk melengkapi liburanmu! Kawasan di Solo yang Terbaik Untuk Traveler Solo memiliki beberapa kawasan terbaik traveler. Salah satunya adalah jalan utama di Kota Solo, yaitu Jalan Slamet Riyadi. Jalan Slamet Riyadi terhitung cukup panjang, membentang dari Pasar Kliwon hingga Kartasura. Berbagai pilihan hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo pun juga dapat ditemukan dengan mudah. Teman BuLiBi tinggal pilih! Atau, kamu cari hotel di Solo murah dan bagus? Tidak perlu khawatir, hotel budget tersebar di berbagai lokasi di Solo. Kamu juga dapat menemukan banyak hotel budget di dekat Jalan Slamet Riyadi. Meskipun tidak berada persis di jalan tersebut, jarak antar keduanya biasanya tidak terlalu jauh. Kawasan lainnya adalah Solo Baru. Wilayah Solo Baru sebenarnya sudah masuk daerah Solo Raya. Hal ini dikarenakan, Solo Baru sudah berada di Kabupaten Sukoharjo dan bukan lagi Kota Surakarta. Solo Baru cocok untuk Teman BuLiBi yang juga ingin menelusuri wilayah Solo Raya lainnya. Misalnya Wonogiri, di mana traveler pasti harus melewati Solo Baru untuk bisa sampai ke sana. Selain itu, di Solo Baru sendiri sudah mulai bermunculan berbagai tempat wisata baru. Salah satunya adalah Pandawa Water Park. Hal ini pun mendorong banyaknya hotel di Solo Baru didirikan dengan beragam fasilitas dan harga juga tersedia. Sebenarnya, masih terdapat beberapa rekomendasi hotel di Solo lain yang menarik untuk dibahas. Simak 13 rekomendasi hotel di Solo dari BuLiBi berikut ini, yuk! 13. Rumah Batu Villa & Spa Salah satu hotel di Solo Baru ini cocok untuk staycation ataupun ketika Teman BuLiBi berlibur bersama keluarga. Sesuai namanya, konsep dari penginapan ini adalah villa. Rumah Batu Villa & Spa berlokasi di Wilayah Baki, Solo Baru. Lokasinya memang tidak berada di wilayah strategis. Namun, hal ini justru cocok bagi Teman BuLiBi yang ingin menjauh dari sibuknya kota. Suasana villa sangat earthy, dengan berbagai pohon dan dekorasi kayu di sekitarnya. Belum lagi, villa ini juga dilengkapi taman yang cukup luas. Taman ini dapat menjadi tempat untuk singgah sejenak dengan suasana yang sejuk. Variasi kamar di Rumah Batu Villa & Spa cukup beragam. Kamar hotel sendiri juga spacious dan bersih. Yang menarik dari hotel di Solo Baru ini: Lokasi hotel ini tidak terlalu jauh dari Pandawa Water World. Kurang lebih sekitar 2.5 kilometer. Sesuai namanya, Rumah Batu Villa & Spa memiliki fasilitas spa. Kualitas spa villa ini juga memadai, dilengkapi dengan suasana sekitar yang nyaman. Rumah Batu Villa & Spa juga dilengkapi dengan fasilitas kolam renang. Skor: 8,0 dari 279 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 12. Amarelo Hotel Solo Kamu sedang mencari hotel di Solo murah dan bagus? Amarelo Hotel Solo dapat menjadi salah satu pilihan terbaik. Pelayanan yang diberikan Amarelo Hotel Solo juga cukup memuaskan. Meskipun tidak terlalu luas, kamar hotel yang tersedia juga bersih dan nyaman. Amarelo Hotel Solo berlokasi tidak jauh dari Jalan Slamet Riyadi, hanya sekitar 350 meter saja. Lokasi hotel berada di wilayah Singosaren, yang masih berada di sekitar pusat kota. Selain itu, wilayah ini juga tidak jauh apabila Teman BuLiBi berencana melipir ke Solo Baru. Berencana mengunjungi tempat wisata di Solo? Lokasi hotel dari beberapa tempat wisata pun masih terjangkau. Beberapa tempat wisata dapat dijangkau kurang dari 1 kilometer saja. Yang menarik dari hotel di Solo yang murah dan bagus ini: Memiliki fasilitas bermain seperti billiard, kartu uno, dan catur di lobby hotel. Hotel di Solo ini memiliki fasilitas spa yang tidak kalah menarik dibanding spa hotel lain. Hotel ini menyediakan jasa shuttle ke Bandara Adi Soemarmo. Skor: 8,0 dari 1810 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 11. Swiss Belinn Saipetojo Solo Swis Belinn Saripetojo sangan kami rekomendasikan untuk kamu yang mencari Hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo. Swis Belinn sendiri merupakan salah satu hotel chain yang sudah terkenal kualitasnya. Cabang hotel ini juga sudah tersebar di banyak kota di tanah air. Lokasi hotel juga sangat strategis dan memudahkan untuk pergi ke banyak tempat. Apabila Teman BuLiBi sedang mencari hidangan tertentu, banyak variasi restoran dan kedai di sekitar hotel. Berbagai fasilitas memadai seperti kolam renang dan fitness center juga tersedia di hotel ini. Kolam renang khusus anak-anak pun juga tersedia. Kamar hotel yang tersedia di Swis Belinn Saripetojo Solo pun beragam. Dekorasi kamar memiliki suasana minimalis dan kekinian, sehingga membuatnya terlihat nyaman. Yang menarik dari hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo ini: Berada di seberang Stasiun Purwosari. Jarak hotel hanya sekitar 800 meter dari Mall Solo Square. Pengunjung dapat berjalan kaki untuk mencapai mall tersebut. Swis Belinn Saripetojo solo memiliki 8 jenis ruang meeting yang dapat digunakan. Skor: 8,3 dari 436 ulasan. Cek tarif dan booking sekarang 10. Pop Hotel Solo Pop! Hotel adalah salah satu hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo rekomendasi BuLiBi. Berlokasi di jalan protokol, menginap di hotel ini akan memudahkan kamu untuk bepergian ke banyak tempat di Kota Solo. Di sekitaran hotel juga banyak ditemukan tempat makan dan kedai kopi. Lokasi Pop! Hotel Solo sendiri berada di satu wilayah yang sama dengan Harris Hotel Solo. Hal ini dikarenakan keduanya berada di bawah manajemen hotel yang sama, yaitu Tauzia Hotels. Pop! Hotel Solo adalah pilihan hotel di Solo murah dan bagus. Selain karena lokasi strategis, fasilitas yang diberikan pun sepadan dengan harganya. Kamar hotel yang disediakan memang tidak terlalu luas. Namun, suasana kamar dengan nuansa minimalis membuatnya nyaman untuk ditempati dan cocok untuk berbagai kalangan. Yang menarik dari hotel di Jalan Slamet RIyadi Solo ini: Hanya berjarak 300 meter dari Stasiun Purwosari. Pop! Hotel Solo juga memiliki fasilitas meeting room yang variatif. Salah satu fasilitas yang selalu diberikan di setiap cabang Pop! Hotel ini adalah Pitstop Café. Kedai kopi mungil tersebut beroperasi selama 24 jam. Skor: 8,5 dari 387 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 9. Hotel Griya Surya Solo Hotel Griya Surya Solo adalah salah satu pilihan hotel di Solo Baru dengan tarif yang bersahabat. Berdasarkan harga dan fasilitas, hotel ini adalah salah satu hotel di Solo murah dan bagus. Lokasi hotel juga cukup strategis apabila Teman BuLiBi ingin menelusuri Kota Solo. Hal ini dikarenakan lokasi hotel berada di ujung Solo Baru. Meskipun begitu, lokasinya pun tidak jauh dari jalan utama di Solo Baru. Jarak hotel dengan berbagai mall di Solo Baru seperti The Park, tidak mencapai 1 kilometer. Beberapa kamar hotel memiliki kamar mandi pribadi, namun sebagian kamar juga menggunakan shared bathroom. Hotel di Solo Baru ini cocok untuk dikunjungi bersama teman atau ketika Teman BuLiBi sedang backpacker-an. Yang menarik dari hotel di Solo ini: Hotel Griya Surya merupakan salah satu dari sedikit hotel yang memperbolehkan membawa hewan peliharaan. Hotel di Solo Baru ini menyediakan fasilitas sewa motor. Tersedia jasa laundry di hotel ini. Skor: 7,4 dari 154 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 8. Favehotel Solo Baru Hotel di Solo Baru ini dapat menjadi pilihan penginapan Teman BuLiBi selanjutnya. Favehotel Solo Baru sudah cukup lama berdiri di Solo Baru, yaitu sejak 2012. Favehotel lebih umum di kalangan pengunjung yang sedang dalam perjalanan bisnis. Meskipun begitu, hotel ini tetap cocok untuk disinggahi bersama keluarga. Favehotel Solo Baru dapat dikatakan sebagai salah satu hotel di Solo murah dan bagus. Hal ini karena lokasi hotel berada di tempat strategis. Selain itu, kondisi baik kamar hotel maupun kamar mandi juga bersih dan nyaman. Yang menarik dari hotel di Solo Baru ini: Hotel ini memiliki fasilitas spa. Hotel dikelilingi beberapa pusat perbelanjaan seperti Hartono Mall dan The Park Mall. Memiliki restoran bernama Double Decker Casual Dining yang berada di lobby hotel. Skor: 7,6 dari 1417 Cek tarif dan booking sekarang 7. Loji Hotel Loji Hotel merupakan hotel di Solo murah dan bagus yang berada di Wilayah Banjarsari. Wilayah ini masih berada di tengah kota dan dikelilingi banyak sarana transportasi. Selain sarana transportasi, hotel di Solo ini juga dikelilingi banyak tempat wisata kuliner populer di Solo. Beberapa diantaranya adalah Selat Vien’s, Sate Buntel Pak Kasdi, dan Bandeng Mbak Mar. Lokasi hotel juga tidak jauh dari jalan utama yaitu Jalan Slamet Riyadi. Jarak antar keduanya hanya berjarak sekitar 1 kilometer. Loji Hotel adalah hotel mungil dengan suasana yang nyaman. Harga yang diberikan hotel ini sangat sebanding dengan fasilitas yang diberikan. Kamar yang disediakan pun cukup bersih dan terjaga. Yang menarik dari hotel di Solo ini: Lokasi hotel yang sangat dekat dengan Stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi. Hotel di Solo murah dan bagus ini dekat dengan pusat oleh-oleh Solo, yaitu Gajah Mada. Loji Hotel memiliki beberapa variasi pada fasilitas ruang meeting. Skor: 7,6 dari 532 ulasan. Cek tarif dan booking sekarang 6. Brothers Inn Solo Hotel di Solo murah dan bagus berikutnya adalah Brothers Inn Solo Baru. Hotel budget ini berlokasi di Jalan Raya Djilopo, berlokasi di sebelah RS Oen Solo Baru. Meskipun tak berada di wilayah ramai, jarak antara hotel ke berbagai tempat wisata tidak jauh. Brothers Inn Solo Baru biasanya didatangi oleh pengunjung yang pergi ke Solo untuk perjalanan bisnis. Tarif menginap di Brothers Inn Solo Baru dapat dikatakan terjangkau. Tarif per malamnya pun sudah termasuk dengan fasilitas breakfast untuk dua orang. Meskipun termasuk hotel budget, kualitas hotel di Solo Baru ini tetap terjaga dengan baik. Kamar hotel yang tersedia juga sangat dijaga kebersihan dan kenyamanannya. Yang menarik dari hotel di Solo Baru ini: Hotel ini memiliki fasilitas ruang pertemuan. Lokasi hotel tidak terlalu jauh dari beberapa pusat perbelanjaan di Solo Baru. Sebut saja The Park dan Hartono Mall, jaraknya kira-kira hanya sekitar 3 kilometer. Hotel menyediakan fasilitas teras di lantai dua, untuk pengunjung dapat singgah sejenak. Skor: 7,7 dari 260 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 5. Megaland Hotel Solo Megaland Hotel adalah salah satu hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo yang memiliki tarif terjangkau. Selain berlokasi strategis di Jalan Slamet Riyadi, hotel ini juga dikelilingi banyak kuliner setempat. Salah satu kuliner terkenal dekat hotel adalah Nasi Liwet Bu Parmi, yang bisa mulai kamu santap sejak pagi hari. Berbagai tempat hiburan, salah satunya Grand Mall Solo, juga tidak jauh dari lokasi hotel. Ketika masuk ke Megaland Hotel Solo, lobby hotel yang luas memiliki suasana nyaman. Pengunjung pun langsung disambut dengan ramah oleh para staff. Tidak hanya lobby-nya, kamar tidur yang tersedia di sini juga cukup luas. Selain itu, hotel di Solo ini juga menyediakan fasilitas untuk ruang pertemuan yang bisa difungsikan untuk berbagai acara. Yang menarik dari hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo ini: Megaland Hotel Solo memiliki fasilitas kolam renang. Hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo ini memiliki fasilitas spa. Lokasi Megaland Hotel dekat dengan Stasiun Purwosari. Jarak keduanya tidak sampai 2 kilometer. Skor: 8,1 dari 329 ulasan. Cek tarif dan booking sekarang 4. Rumah Turi Green Boutique Hotel Kamu mencari hotel di tengah kota Solo dengan suasana earthy? Teman BuLiBi dapat menginap di Rumah Turi Green Boutique Hotel! Hotel ini juga merupakan salah satu hotel di Solo murah dan bagus. Rumah Turi cocok untuk kamu yang ingin staycation namun masih berada di tengah kota. Suasana hotel sangat tentram dan nyaman. Bangunan hotel dikelilingi dengan berbagai jenis tanaman. Hal ini membuat Rumah Turi Green Boutique Hotel begitu asri, sesuai namanya. Disamping itu, interior dengan nuansa kayu cukup mendominasi bangunan. Rumah Turi juga menyediakan taman yang cukup luas untuk pengunjung dapat bersantai sejenak. Beberapa kamar hotel juga memiliki jendela kaca yang memperlihatkan sisi luar hotel dengan berbagai tanaman. Lokasinya sendiri strategis, tidak mencapai 1 kilometer sampai ke Jalan Slamet Riyadi. Yang menarik dari hotel di Solo ini: Rumah Turi Hotel memiliki satu set gamelan di lantai dua, loh! Lokasi hotel sangat dekat dengan Solo Paragon Mall. Teman BuLiBi hanya perlu berjalan kaki untuk mencapai mall tersebut. Hotel ini memiliki ruang khusus yang dapat digunakan untuk yoga, meditasi, belajar, dan diskusi. Skor: 7,7 dari 134 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 3. Best Western Premier Solo Baru Salah satu hotel di Solo Baru yang sudah terjamin kualitasnya! Best Western Premier Solo Baru adalah hotel bintang 4 dengan kualitas layaknya hotel bintang 5. Berbagai fasilitas seperti spa, fitness room, ruang meeting, sampai ballroom, semua tersedia di hotel ini. Letaknya yang berada di Jalan Ir. Soekarno membuat Teman BuLiBi bisa dengan mudah menjelajahi Solo Kota. Bangunan hotel juga terletak di sebelah The Park Mall, mall yang cukup lengkap di Solo. Salah satu hal unik seputar Best Western Premier Solo Baru adalah fasilitas virtual tour. Fasilitas di laman resmi hotel tersebut membuat pengunjung seakan-akan berada langsung di kamar hotel. Teman BuLiBi dapat mencoba fasilitas tersebut apabila sedang mempertimbangkan untuk memilih kamar di hotel ini. Yang menarik dari hotel di Solo Baru ini: Best Western Premier Solo Baru memiliki sebuah kolam renang terpisah khusus anak. Kolam renangnya sendiri juga cukup luas. Tersedia fasilitas billiard bagi pengunjung yang ingin hiburan sejenak. Hotel di Solo Baru ini memiliki toko wine bernama Chrysocolla Wine Shop. Variasi wine yang diberikan pun beragam. Skor: 8,5 dari 1503 ulasan. Cek tarif dan booking sekarang 2. Ibis Style Solo Ibis Styles Solo dapat dikatakan sebagai salah satu hotel di Solo murah dan bagus. Hal ini dikarenakan hotel ini hampir memiliki paket komplit untuk pengunjung. Lokasi strategis, kamar yang nyaman, dan juga fasilitas memadai, semuanya bisa kamu dapatkan di sini. Fasilitas yang tersedia di Ibis Styles Solo tidak kalah lengkap dengan fasilitas hotel bintang 5. Apabila Teman BuLiBi mencari hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo, hotel ini dapat menjadi pilihan. Meskipun tidak berlokasi tepat di Jalan Slamet Riyadi, hotel hanya berjarak 200 meter dari jalan tersebut. Ibis Styles Solo juga dekat ke berbagai tempat wisata di Solo. Mulai dari Museum Monumen Pers Nasional, Tumurun Private Museum, hingga Museum Batik Danar Hadi. Yang menarik dari hotel di Solo ini: Jarak hotel hanya sekitar 1.3 kilometer dari Stasiun Solo Balapan. Hotel di Solo ini memiliki fasilitas ruang bermain untuk anak. Terdapat fasilitas kolam air panas di hotel ini. Skor: 8,1 dari 1732 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 1. The Royal Surakarta Heritage Solo Teman BuLiBi mencari hotel dengan nuansa Jawa yang kental? Hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo ini adalah rekomendasi terbaik dari Tim BuLiBi! Sesuai namanya, The Royal Surakarta Heritage memberikan kesan mewah dipadu dengan gaya tradisional Jawa. Ketika memasuki hotel pun, suasana klasik nan elegan sudah terasa. Lokasi hotel berada di ujung Jalan Slamet Riyadi dan berada dekat Monumen Patung Slamet Riyadi. Berbicara soal fasilitas, The Royal Surakarta Heritage tidak perlu diragukan lagi. Semuanya lengkap, mulai dari kolam renang, gym, bar, hingga massage. Sebagai salah satu hotel bintang 5 di Solo, pelayanan yang diberikan hotel ini sangat mumpuni. The Royal Surakarta Heritage juga memiliki fasilitas paid rental bike dan airport shuttle. Yang menarik dari hotel di Jalan Slamet Riyadi Solo ini: Lokasi hotel ini dekat dengan Pasar Gede. Jaraknya hanya sekitar 600 meter. Tahu Benteng Vastenburg? Salah satu tempat terkenal di Solo ini berada di seberang jalan hotel, loh! Tepatnya hanya berjarak 300 meter dari hotel. Terdapat sebuah restoran bernama Srikandi. Suasana yang diberikan hotel ini juga mewah dan tradisional. Restoran ini juga bisa direservasi bagi pengunjung yang tidak menginap di hotel. Skor: 8,3 dari 742 ulasan Cek tarif dan booking sekarang Kegiatan Liburan Wajib di Solo Tak kalah dengan Jogja, Solo punya banyak destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan. Salah satu kegiatan wajib ketika liburan ke Solo adalah museum hopping! Kamu bisa menikmati museum sejarah dan juga museum modern saat berkunjung ke Solo. Beberapa diantaranya adalah Tumurun Private Museum, Museum Lokananta, dan Museum Batik Danar Hadi. Selain museum, beberapa tempat wisata di Solo adalah hasil revitalisasi. Sebut saja De Tjolomadoe, The Heritage Palace, dan Rumah Atsiri di Tawangmangu. Banyak juga wisatawan yang datang ke Solo karena kulinernya! Beberapa makanan khas Solo yang tidak boleh dilewatkan diantaranya timlo, selat solo, dan tengkleng kambing. Solo juga memiliki beberapa jajanan pasar yang juga tak kalah lezat. Kamu bisa menemukan beragam jajanan pasar di Pasar Gede. Selain itu, kamu juga bisa singgah sebentar ke berbagai jenis kedai kopi yang ada di Solo. Melipir sedikit ke Solo Baru, terdapat wahana bermain yang populer untuk anak. Wahana ini bernama Pandawa Water World. Kalau kamu mencari wisata alam, kamu bisa melipir sedikit ke Kabupaten Karanganyar. Wilayah di sebelah timur Kota Solo ini lebih sering disebut sebagai Tawangmangu. Lokasi yang berada di bawah kaki Gunung Lawu membuat suasana di sekitar daerah ini sangat sejuk. Selain itu, berbagai wisata seperti curug juga dapat ditemukan di wilayah ini. Teman BuLiBi berencana untuk liburan ke Solo? Jangan lupa untuk simak tips liburan ke Solo juga, ya! (c) BuLiBi (Kontributor : Amanda Trinita | Editor: Karina Ovelia) Baca cerita BuLiBi soal: 6 Negara Asia Yang Aman Untuk Solo Traveling Setelah Pandemi Liburan ke Bali Wajib ke 5 Tempat Ini! Terbaik 13 Hotel di Semarang Kota Cari hotel di lainnya:

  • Kuliner Korea Selatan yang Wajib Dicoba!

    Sejalan dengan budaya Kpop yang semakin mendunia, kuliner Korea Selatan pun semakin banyak diminati. Deretan nama-nama masakan Korea pun semakin sering didengar dan mudah ditemukan di sekitar kita, mulai dari makanan pelengkap seperti kimchi hingga makanan utama seperti bibimbap. Tak lengkap rasanya jika membahas tentang Korea tanpa berbicara tentang kulinernya. Seperti umumnya negara-negara di Asia yang kaya dengan kulinernya, Korea Selatan juga tak ketinggalan untuk urusan yang satu ini. Jika dulu kuliner Korea Selatan sulit ditemui di luar negaranya, sejak beberapa tahun terakhir kuliner khas negeri ginseng ini sangat mudah dinikmati di negara mana saja. Outlet masakan Korea mulai dari yang kecil hingga premium bahkan bisa ditemui dengan mudah di Indonesia saat ini. Sebelum Teman BuLiBi mencicipi kuliner Korea Selatan langsung dari negaranya, ada baiknya kamu mengenal dulu beberapa kuliner Korea yang wajib kamu coba nantinya. Berikut beberapa masakan Korea Selatan yang bisa BuLiBi rekomendasikan buat kamu pemburu kuliner Korea. Kimchi, Side Dish Wajib Kuliner Korea Selatan Teman BuLiBi mungkin sudah sering mendengar masakan khas Korea yang satu ini, yakni kimchi. Kimchi sendiri merupakan makanan pendamping berupa asinan sayuran yang difermentasi dan diberi bumbu pedas. Konon kimchi sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu saat orang-orang Korea jaman dulu ingin mengawetkan sayur agar bisa bertahan lama selama musim dingin. Teman BuLiBi juga mungkin sudah tahu bahwa sayuran yang biasa dijadikan kimchi adalah sawi putih. Tapi, sebetulnya varian sayuran yang bisa dijadikan kimchi ada banyak lho, seperti lobak, sawi hijau dan timun Jepang. Cara paling umum menikmati kimchi adalah dihidangkan dengan ramyeon atau mie sebagai sayuran pendamping. Jika ingin sedikit berbeda, Teman BuLiBi juga dapat menyajikannya sebagai pelengkap masakan utama lainnya. Nah, buat kamu yang baru pertama kali mencoba kimchi mungkin merasa aneh dengan rasanya yang pedas dan sedikit asam. Tapi, jangan ragu untuk mencicipi kuliner Korea Selatan ini ya. Beberapa artikel menyebutkan bahwa kimchi mengandung banyak vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh lho! Tteokbokki, Kue Beras Kuliner Korea Selatan yang Menggoda Selera Jika Teman BuLiBi pecinta drama Korea, kamu pasti sering melihat adegan di mana tokoh utamanya makan makanan yang satu ini. Tteokbokki atau kue beras khas Korea ini masuk dalam kategori street food karena memang banyak dijual oleh pedagang kaki lima. Sama seperti kimchi yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu, tteokbokki juga sudah ada sejak Dinasti Joseon. Konon tteobokki berawal dari ketidaksengajaan seorang perempuan di masa pasca perang Korea yang menjatuhkan kue beras ke dalam mie saus kedelai. Perempuan ini lalu memodifikasi kue beras tersebut dengan dibumbui gochujang (pasta cabai) yang kemudian dikenal dengan tteokbokki yang ada saat ini. Menikmati tteokbokki memang tak perlu jauh-jauh lagi, kamu bisa pesan tteokbokki instan di aplikasi e-commerce yang kamu miliki saat ini. Tapi, kuliner Korea Selatan ini wajib kamu coba saat pelesir ke Korea nantinya. Sensasinya sangat berbeda! Menikmati makanan pedas ini yang dihidangkan saat masih panas dan ditambah suasana musim dingin, Tim BuLiBi jamin kamu akan merasakan sensasi kuliner yang lebih nikmat! Kimbap, Nasi Gulung Khas Korea Selatan Melihat bentuk kimbap atau gimbap, Teman BuLiBi mungkin jadi teringat dengan sushi yang merupakan kuliner khas Jepang. Kuliner Korea Selatan satu ini sepintas memang hampir mirip dengan sushi karena berupa nasi putih yang digulung dengan sayuran atau daging lalu dibalut dengan nori (rumput laut). Namun, tiap negara punya kekhasan sendiri-sendiri, begitu juga dengan kimbap yang satu ini. Sama seperti tteokbokki yang banyak ditemui di dalam adegan drama Korea, Teman BuLiBi pasti juga sering melihat kimbap dalam scene k-drama. Kimbap umumnya dijadikan camilan atau bekal praktis bagi orang Korea saat piknik atau hiking karena mudah dibuat dan dibawa kemana-mana. Kimbap juga disebut-sebut sudah ada sejak jaman Dinasti Joseon yang saat itu dikenal dengan nama bokssam yang berarti bungkusan keberuntungan. Bokssam yang merupakan asal muasal kimbap hanya terbuat dari nasi gulung yang dibungkus rumput laut kering tanpa variasi apapun. Tapi, saat ini kamu bisa menikmati kimbap dengan berbagai variasi lho, mulai dari bulgogi kimbap yang dicampur dengan daging hingga yachae kimbap yang hanya berisi sayuran saja. Jadi penasaran ya mencicipi kimbap? Coba saja Teman BuLiBi kreasi sendiri di rumah, pasti lebih nikmat! Bibimbap, Kuliner Korea Selatan yang Bikin Perut Kenyang Menu kuliner Korea Selatan yang satu ini cocok untuk dijadikan pilihan makan siang atau malam saat berkunjung ke Korea. Hidangan ini adalah salah satu comfort food karena rasa dan penyajiannya yang sangat sederhana (tapi bikin kenyang!) yakni nasi putih hangat yang dihidangkan dengan sayuran, daging sapi dan telur. Melihat tampilannya, kamu mungkin teringat dengan nasi campurnya orang Indonesia. Bedanya, bumbu pelengkap bibimbap berupa saus cabai gochujang dan minyak wijen menjadi ciri khas kuliner Korea ini. Seperti halnya masakan Korea lainnya yang memiliki nilai sejarah, bibimbap mulai dikenalkan oleh petani sekitar ratusan tahun lalu ketika para petani tersebut terlalu bekerja keras dan sibuk hingga tak punya waktu untuk makan siang dan malam. Lalu, mereka mencampur semua bekal makanan yang ada ke dalam mangkuk dan dimakan bersama-sama. Tapi, kuliner Korea Selatan yang berawal dari para petani ini bisa kamu nikmati saat ini dengan varian dolsotnya, yakni disajikan dengan hot bowl atau mangkuk tahan panas. Wah, sepertinya semakin lezat ya? Bulgogi, Menu Daging ala Kuliner Korea Selatan Berbicara tentang kuliner Korea Selatan, tak lengkap jika melewatkan menu masakan dagingnya. Bulgogi adalah kuliner olahan daging yang sudah ada sejak Dinasti Goguryeo. Namun, pada awalnya bulgogi hanya berupa sate yang terbuat dari daging babi lalu berevolusi menjadi seperti sekarang. Namun, daging bulgogi yang biasa digunakan saat ini adalah daging sapi. Jika tak semua orang suka dengan kimchi karena rasanya yang terlalu kuat, Tim BuLiBi yakin kamu pasti suka dengan menu yang satu ini karena rasa bulgogi seperti olahan barbeque yang sudah sangat umum dicicipi. Bukan masakan Korea jika tidak ada ciri khas. Saat menikmati bulgogi, beberapa orang lebih suka memakannya dengan cara dibungkus di dalam daun selada segar bersama kimchi atau side dish lainnya. Cara ini juga pasti sering Teman BuLiBi lihat di drama-drama Korea, kan? Saking nikmatnya masakan Korea ini, menu bulgogi pun terus dimodifikasi sesuai dengan cara modern. Sekarang Teman BuLiBi bahkan bisa menikmati burger rasa bulgogi. Semakin kreatif saja ya menu masakan Korea! Selain rasanya yang sudah pasti nikmat, ternyata kuliner Korea Selatan yang sekarang kita kenal ini punya cerita sejarah ya. Teman BuLiBi jadi tahu bahwa kuliner Korea yang ada saat ini hasil dari evolusi ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Perkembangan kuliner Korea dari jaman sejarah hingga sekarang pasti bikin kamu penasaran mencicipi masakan Korea ini. Belum ada rencana ke Korea dalam waktu dekat? Tidak apa-apa. Teman BuLiBi bisa mengenal Korea dari kulinernya terlebih dahulu sebelum berkunjung ke negaranya langsung. Kamu bisa mencicipinya di restauran terdekat atau jika ingin berkreasi, kamu bisa mencoba membuat menu-menu tersebut sendiri. Jadi, menu mana yang mau kamu coba pertama kali? © BuLiBi – [Kontributor: Yeyen P. | Editor: Karina Ovelia] Terima kasih sudah membaca artikel ini. Ingin teman-temanmu baca juga? Yuk, share di social mediamu! Baca juga: Tips Liburan #4: Cari Makanan Halal Di Luar Negeri Wine Tasting Di Chile? Ini Panduan Lengkapnya Berapa sih Biaya ke Himalaya?

  • Terbaik 13 Hotel di Malang

    Masuk dalam daftar kota yang menjadi ikon Jawa Timur, Kota Malang memiliki udara yang sejuk karena lokasinya yang berada di dataran tinggi. Pilihan wisata di Malang pun sangat beragam, mulai dari taman rekreasi, pegunungan, kebun bunga hingga pantai. Wajar saja jika Kota Apel ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit baik untuk pengunjung lokal maupun asing. Untuk pengalaman liburan yang lebih nyaman dan menyenangkan,. yuk simak rekomendasi hotel di Malang Kota ala BuLiBi! Kawasan di Malang yang Terbaik Untuk Traveler Saat liburan ke Malang, kamu bisa singgah di dua tempat favorit, Kota Malang dan Kota Batu. Meskipun secara administrasi sudah terpisah, sebagian besar masyarakat masih mengenal Kota Batu sebagai bagian dari Kota Malang. Kedua tempat ini memiliki ciri khas masing-masing. Wisata Kota Malang lebih identik dengan kuliner dan kunjungan ke bangunan-bangunan bersejarah. Sedangkan Kota Batu punya pilihan pariwisata yang jauh lebih beragam, terutama dalam hal taman rekreasi buatan dan wisata alamnya. Saking banyaknya, Team BuLiBi yakin kamu justru akan kebingunan memilihi tempat-tempat mana saja yang harus dikunjungi. Jadi, sebelum pergi ada baiknya kamu pilih alternatif liburan yang memang sesuai dengan seleramu! Nah, berbicara tentang liburan ke Malang tentu tak lengkap rasanya tanpa membahas mengenai akomodasi di Malang. Jika Teman BuLiBi memilih hotel di Malang kota, kamu bisa dengan mudah pergi ke Kota Batu. Begitu juga sebaliknya, memilih hotel di Kota Batu bukan berarti kamu tak bisa mengunjungi Malang dengan leluasa. Kedua kawasan ini wajib didatangi siapa saja yang berkunjung ke Malang. Biasanya, traffic dari arah Malang ke Batu akan ramai pada saat weekend. Jadi. jangan lupa untuk memilih waktu yang tepat agar tidak terlalu lama di jalan. Sekarang, yuk simak hotel di Malang kota atau hotel di Malang Batu mana saja yang bisa kamu jadikan tempat menginap nantinya! 13. Klub Bunga Butik Resort Rekomendasi pertama hotel di Malang Batu pilihan BuLiBi jatuh pada Klub Bunga Butik Resort. Meskipun resort yang satu ini sudah cukup lama berdiri, tetapi fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap. Sesuai dengan namanya, resort ini memiliki konsep taman dengan hamparan tanaman hijau hampir di setiap sudutnya. Hal ini membuat kamu merasakan udara segar dan menyejukkan saat menginjakkan kaki di resort ini. Pagi hari setelah menikmati sarapan, pengunjung juga bisa berjalan santai di kebun yang terdapat di resort ini sebelum bersiap menikmati banyak wisata lainnya di Kota Batu Malang. Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Berjarak < 500m dari Jatim Park 1 Fasilitas lengkap untuk liburan keluarga, mulai dari mini playground untuk anak-anak hingga squash court untuk dewasa Skor 8,0 dari 667 ulasan Fasilitas lengkap untuk liburan keluarga, mulai dari mini playground untuk anak-anak hingga squash court untuk dewasa Skor 8,0 dari 667 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 12. Atria Hotel Malang Berbeda dengan hotel sebelumnya yang berlokasi di Kota Batu, kali ini BuLiBi merekomendasikan hotel di Malang kota. Harga yang ditawarkan hotel berbintang 4 di Kota Malang ini cukup affordable dengan fasilitasnya yang tidak kalah bagus. Salah satu fasilitasnya yang cukup menarik adalah kolam renang outdoor dengan pemandangan beberapa pegunungan yang menjulang di sekitar Kota Malang. Terletak di pusat Kota Malang, Atria Hotel Malang cocok untuk pengunjung yag ingin menikmati destinasi wisata di Kota Malang maupun Kota Batu Malang. Jarak hotel ini ke Museum Angkut hanya sekitar 20km, tetapi jika musim liburan kamu harus antisipasi dengan macetnya Malang ya! Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Berada di pusat kota Malang Hanya 20 menit dari Bandara Abdul Rachman Saleh Malang Hot Cui Mie yang terkenal di Malang hanya berjarak < 250m dari Atria Hotel Skor 8,0 dari 1.319 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 11. The 101 Malang OJ Satu lagi hotel di Malang Kota rekomendasi BuLiBi adalah The 101 Malang OJ. Hotel ini terletak persis di pusat kota Malang. Wisatawan yang datang untuk menikmati kota Malang sangat dianjurkan menginap di hotel ini. Alasannya tak lain karena lokasi yang strategis meskipun fasilitas yang ditawarkan tak jauh berbeda dengan hotel berbintang 4 pada umumnya. Menariknya, jika kamu menginap di lantai atas, kamu bisa menikmati pemandangan kota dan gunung di sekitar Malang yang sangat indah. Tak hanya itu saja, jika ingin menikmati suasana malam tanpa harus keluar hotel, pengunjung bisa menikmati open lounge dengan pemandangan kota Malang yang sangat indah di lantai 12. Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Hotel cukup dekat dengan kuliner-kuliner legendaris di Malang Menyediakan airport transfer Terdapat babysitting service untuk pengunjung yang menginap dengan anak kecil Skor 8,2 dari 1.201 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 10. Ijen Suites Resort and Convention Hotel di Malang kota ini cukup berbeda dengan hotel lainnya. Saat menuju hotel ini, BuLiBi cukup ragu karena jalan menuju hotel lebih terasa seperti masuk ke dalam komplek perumahan mewah. Tapi, ternyata memang lokasi hotel ini persis di komplek perumahan tersebut. Ijen Suites Resort and Convention memang menawarkan suasana rumah. Meskipun berada di pusat kota, tetapi suasana tenang dan nyaman selayaknya di rumah bisa langsung dirasakan saat memasuki hotel ini. Beberapa ruangan hotel juga menyediakan televisi LCD screen, sehingga hotel ini juga cocok sekali bagi mereka yang ingin menikmati staycation di Malang sambil menikmati saluran TV kabel yang tersedia. Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Hotel dekat dengan beberapa mal terkenal di Malang Terdapat swimming pool khusus anak-anak Skor 8,2 dari 781 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 9. Harris Hotel Conventions Malang Harris Hotel & Convention Malang merupakan hotel di Malang kota yang letaknya lebih ke kawasan sub-urban Kota Malang.. Hotel ini cocok untuk Teman BuLiBi yang datang ke Malang dengan berbagai tujuan, baik yang liburan keluarga maupun kepentingan bisnis. Hotel bintang 4 di Malang ini berlokasi di lingkungan yang sangat asri, jadi akan membuat kamu yang ingin staycation betah. Saat menikmati outdoor swimming pool-nya pun kamu akan disuguhi pemandangan yang asri, sebagaimana tujuan nuansa hotel ini dibangun. Kalau kamu ingin berkeliling hotel di pagi atau sore hari, kamu cukup menyewa sepeda yang disediakan oleh hotel. Seru, kan? Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Berjarak 10 menit dari ikon wisata Malang Night Paradise Terdapat kids club yang cocok saat berlibur dengan anak-anak Menyediakan persewaan sepeda baik single maupun tandem bagi pengunjungnya yang berkeliling di sekitar hotel Skor 8,2 dari 2.685 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 8. The Onsen Hot Spring Resort Resort yang satu ini memiliki konsep yang sangat berbeda dengan hotel-hotel di Malang Batu lainnya. Jika hotel lain menawarkan view kota Malang dari ketinggian, The Onsen Hot Spring Resort justru memberikan atmosfir seolah-olah pengunjungnya sedang berada di Jepang! Mulai dari kamar, restoran hingga taman di dalam hotel ini didesain selayaknya pengunjung lagi berlibur di Jepang. Untuk menambah suasana khas Jepang, pengunjung juga dapat menikmati pemandian air panas yang merupakan daya tarik resort ini. Sayangnya, harga resor ini relatif mahal untuk ukuran hotel berbintang 4. Tapi, kamu yang hanya ingin menikmati spot foto Jepang tanpa menginap bisa tetap berkunjung dengan dikenakan biaya masuk saja. Jadi penasaran bagaimana Kota Batu rasa Jepang kan? Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Fasilitas pemandian air panas di dalam hotel seperti sedang berada di Jepang Banyak spot foto ala Jepang di hotel ini Skor 8,1 dari 144 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 7. Amarta Hills and Resort Rekomendasi hotel di Malang Batu selanjutnya adalah Amarta Hills Hotel & Resort. Hotel ini berada di dataran tinggi Kota Batu sehingga view yang ditawarkan tentu saja jauh lebih cantik dan menarik jika dibandingkan hotel-hotel lainnya. Pada malam hari, kamu bisa menikmati rooftop café yang ada di atas hotel ini. Kerlap-kerlip lampu yang berasal dari pemandangan Malang kota sangat cocok bagi kamu yang ingin merasakan suasana romantis Kota Batu yang dingin. Kamar dengan balkon pemandangan Malang kota juga bisa kamu pilih sebagai tempat menginap di hotel ini. Nah, bagi kamu yang ingin menikah di sini, ada gedung bernuansa kapel bisa kamu sewa di tempat ini. Tentunya, foto dengan background kapel ini bisa jadi kenang-kenang buat kamu yang hanya menginap di hotel ini! Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Sky lounge di hotel ini menawarkan pemandangan Malang yang indah baik siang maupun malam hari Hotel pertama di Kota Batu Malang yang menyediakan wedding chapel Lokasinya hanya 10 menit dari Jatim Park 1 dan 2, serta Museum Angkut Cek tarif dan booking sekarang 6. Hotel Santika Premiere Malang Hotel Santika bukan lagi nama yang asing dalam perhotelan Indonesia. Kamu bisa dengan mudah menemukan hotel ini di kota-kota besar di Indonesia. Meskipun desain hotelnya hampir mirip antara satu dan lain, tapi hotel di Malang kota ini tidak boleh lewat dari pilihan wisatawan yang ingin menikmati kawasan perkotaan. Kualitas pelayanan dan fasilitas hotel ini pun tidak perlu diragukan lagi, staf yang ramah siap membantu memenuhi kebutuhan pengunjungnya. Selain itu, beberapa kamar hotel dilengkapi balkon dengan view menghadap ke kolam renang dan kamar yang lain memiliki garden view tanpa dilengkapi balkon. Sedangkan untuk urusan makanan, kualitas dan rasanya sudah pasti terjamin dengan rasa yang pasti enak. Fasilitas ini tentunya sudah termasuk dengan harga kamar hotel. Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Berlokasi < 3km dari Stasiun Malang Kota Baru Terdapat pilihan kamar yang memiliki balkon Skor 8,4 dari 1.037 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 5. Aston Inn Batu Malang Berada di bawah manajemen Aston, layanan dan fasilitas yang diberikan hotel di Malang Batu ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Staf Hotel Aston Inn Batu yang ramah dan helpful ini membuat pengunjung betah dan merasa sangat nyaman. Sayangnya, hotel ini kurang cocok untuk kamu yang ingin staycation. Sebaliknya, hotel ini sangat cocok untuk pengunjung yang mengejar destinasi-destinasi menarik di Kota Batu karena lokasinya yang sangat dekat dengan beberapa tempat wisata favorit di Kota Batu. Dari hotel ini, kamu bisa menikmati panorama kota Batu Malang dengan sangat indah baik di siang maupun malam hari. Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Berlokasi sangat dekat dengan Museum Angkut, Jatim Park, D’Topeng Museum Menyediakan shuttel service dan airport transfer bagi pengunjungnya Skor 8,5 dari 238 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 4. Senyum World Hotel Keunggulan hotel di Malang Batu ini adalah lokasinya yang sangat dekat dengan Jatim Park 3. Saking dekatnya, pengunjung cukup berjalan kaki saja untuk menikmati taman bermain yang juga dikenal dengan Dino Park ini karena memang hotel dan theme park didesain saling terhubung. Sedangkan view yang ditawarkan oleh Senyum World Hotel tentu saja Jatim Park 3 dan juga pegunungan yang mengitari kota Batu. Jika kamu berkunjung saat long weekend dan berencana hanya menikmati Jatim Park 3 saja, BuLiBi sarankan untuk tinggal di hotel ini agar terhindar dari macet. Dilengkapi dengan kolam renang anak-anak, hotel ini tentu sangat cocok dijadikan tempat menginap saat berlibur dengan keluarga. Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Satu lokasi dengan Jatim Park 3 sehingga cukup berjalan kaki saja ke taman hiburan ini Hotel ini menyediakan mini golf course bagi pengunjungnya Skor 8,6 dari 106 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 3. The Singhasari Resort Hotel mewah yang terletak di kota Batu ini masuk dalam jajaran hotel bintang 5 yang tidak boleh dilewatkan. Hotel di Malang Batu dengan kapasitas hampir 200 kamar ini menyediakan banyak fasilitas untuk memuaskan pengunjungnya. Meskipun hanya terdiri dari 3 lantai, The Singhasari Resort membangun tema landscape dengan taman yang cantik dan luas, serta banyak fasilitas outdoor lainnya yang tidak disediakan hotel lainnya. Saking lengkapnya fasilitas yang ditawarkan, pengunjung bisa seharian menghabiskan waktu di hotel ini. Tetapi, pengalaman yang paling berkesan justru dengan keramahan staf yang ada di hotel ini yang siap sedia membantu pengunjung. Meskipun berada di jalan utama menuju Batu, hotel ini tetap terasa nyaman, tenang dan tidak bising. Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Fasilitas hotel sangat lengkap, mulai dari kolam renang, mini outing, lapangan tenis hingga on-site golf course Fasilitas spa dan sauna hotel berbintang 5 yang tidak perlu diragukan Skor 8,7 dari 1.580 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 2. Golden Tulip Holland Resort Batu Hotel di Malang Batu berbintang 5 ini mulai beroperasi tahun 2017. Hal ini membuat bangunan dan suasana hotel pun masih terasa sangat fresh dengan konsepnya yang elegan dan asri. Pemandangan yang ditawarkan oleh Golden Tulip Holland Resort Batu sangat indah apalagi hotel juga dilengkapi dengan desain bangunan yang unik. Salah satu keunikan dari hotel ini adalah wedding chapel-nya dengan model yang sangat khas disertai view yang sangat menarik. Di dekat chapel terdapat mini swimming pool yang bisa menambah kesan romantis saat befoto di sini. Lokasi hotel pun terletak berdekatan dengan berbagai taman hiburan yang ada di Kota Batu sehingga cocok dijadikan tempat menginap bagi siapa saja yang ingin berlibur ke kota apel ini. Yang menarik dari hotel di Malang Batu ini: Hotel ini menawarkan fasilitas shuttle untuk ke taman hiburan Terdapat wedding chapel yang unik dan lucu Skor 8,8 dari 1.751 ulasan Cek tarif dan booking sekarang 1. Tugu Malang Hotel Berbeda dengan hotel-hotel di Malang kota dan Batu lainnya, hotel yang satu ini bisa dikatakan masuk dalam sejarah kota Malang. Berada tepat di depan alun-alun Tugu Malang, hotel berbintang 5 yang bangunannya sudah berdiri dari tahun 1990 ini memberikan kesan eksotis dengan perpaduan banyak budaya meskipun konsep yang diusung adalah the art, soul and romance of old Java. Kesan bahwa hotel ini juga dilengkapi dengan peranakan Tiongkok bisa dilihat dari atribut atau simbol-simbol yang digunakan, selebihnya kesan Jawa bisa ditangkap sejak pertama kali menginjakkan kaki di hotel ini. Menariknya, hotel Tugu Malang merupakan satu-satunya hotel yang menyediakan paket tur singkat di hotelnya sendiri. Pemilik hotel ini sangat mencintai seni yang terlihat dari berbagai koleksi lukisan dan barang-barang antik yang dipamerkan di dalam hotel ini. Sehingga, tur tersebut akan dimulai dengan cerita sejarah hotel ini, termasuk melihat barang koleksi hotel ini hingga menikmati makan di salah satu restorannya yang rasanya sangat otentik. Yang menarik dari hotel di Malang Kota ini: Menyediakan tour de hotel untuk melihat koleksi-koleksi yang dimiliki hotel ini Menawarkan fasilitas paket tur untuk melihat sunrise di Gunung Bromo Terdapat fasilitas SaigonSan Restaurant & Rooftop Terrace yang berdekorasi Indochina Skor 9,1 dari 848 ulasan Cek tarif dan booking sekarang Catatan: Di masa pandemi saat ini, tim BuLiBi perlu sampaikan bahwa hotel-hotel tersebut di atas tetap beroperasi dengan mengikuti protokol kesehatan Covid 19 sesuai anjuran pemerintah. Sebelum booking hotel, ada baiknya kamu cek langsung ke hotel yang bersangkutan terkait fasilitas-fasilitas yang memang terbuka untuk pengunjung ya! Kegiatan Liburan Wajib di Malang Sudah menentukan hotel mana yang akan dipesan? Kali ini, saatnya Teman BuLiBi menentukan kegiatan wajib apa saja yang bisa dilakukan saat berlibur ke Malang. Selain beberapa tips liburan di Malang ala Team BuLiBi, kegiatan wajib lain yang tidak boleh terlewatkan adalah mengunjungi taman hiburannya. Malang punya banyak sekali theme park yang bisa didatangi baik saat liburan dengan keluarga maupun teman. Namun, taman bermain ini sebagian besar terdapat di Kota Batu Malang. Rekomendasi pertama pilihan tim BuLiBi adalah Jatim Park. Jatim Park sendiri memiliki tiga lokasi yang berbeda dengan sebutan Jatim Park 1, Jatim Park 2 dan Jatim Park 3. Selain itu, salah satu ikon taman hiburan di Kota Batu Malang adalah Museum Angkut. Yang menarik dari museum ini adalah ada parade mobil dan kostum setiap sore hari. Nah, jangan sampai kamu kelewatan melihat keseruannya ya! Lihat bahasan lengkapnya di sini. Ingin mencari themepark tapi di Malang kota? Teman BuLiBi punya dua tempat yang bisa dikunjung, yakni Hawai Waterpark dan Malang Night Paradise. Kedua tempat ini berlokasi di tempat yang sama. Hawai Waterpark berkonsep wisata wahana air yang didesain untuk anak-anak hingga dewasa. Sedangkan Malang Night Paradise, sesuai dengan namanya merupakan taman hiburan yang didesain khusus pada malam hari. Konsep yang ditawarkan memang wisata taman lampion dengan berbagai tema. Di gedung yang sama, kamu juga bisa belajar mengenai budaya Malang melalui topeng-topeng khas Malang yang memang sudah sangat terkenal. (c) BuLiBi - [Kontributor: Yeyen Pratika | Editor: Karina Ovelia] Baca cerita BuLiBi soal : Tips Liburan #1: Ke Negara Bebas Visa Tejo di Medellin: Olahraga seru yang melibatkan ledakan! Makam Kaisar Tu Duc Di Hue, Vietnam Cari hotel di Malang Kota lainnya:

  • Jalan-Jalan ke Jogja, Jangan Lupa Cobain 5 Kuliner Jogja Legendaris Ini!

    Liburan ke Jogja rasanya kurang lengkap kalau tidak menjajal kulinernya. Terutama, kuliner Jogja legendaris yang sudah bertahun-tahun masih berdiri dengan tegak dengan rasa yang sama! Menjadi salah satu kota yang ramah wisatawan, Jogja selalu menawarkan inovasi agar selalu menjadi kota yang nyaman dikunjungi. Hal ini membuat pengunjung tak pernah habis ide apabila berbicara seputar tempat wisata di Jogja. Tak hanya tempat wisata, Jogja juga terkenal dengan kelengkapannya di bidang kuliner. Berbagai tempat kuliner Jogja dapat dengan mudahnya ditemukan, baik itu kuliner lokal maupun luar negeri. Meskipun persaingan di bidang kuliner semakin ketat, terdapat beberapa kedai, restoran, bahkan kuliner kaki lima yang masih bertahan hingga saat ini. Beberapa bahkan sudah berumur lebih dari setengah abad! Hal ini menjadikan kuliner tersebut kerap disebut sebagai kuliner legendaris. Tertarik untuk menjelajah kuliner Jogja, khususnya kuliner legendarisnya? Yuk, simak 5 kuliner Jogja legendaris berikut ini! Sarapan Kuliner Jogja di Lupis Mbah Satinem yang Tak Pernah Sepi Pembeli! Lupis Mbah Satinem adalah salah satu kuliner Jogja legendaris yang masih berdiri hingga saat ini. Mbah Satinem sendiri sudah mulai berjualan jajanan pasar sejak 1963. Hingga saat ini, Teman BuLiBi masih dapat melihat langsung sosok Mbah Satinem yang berjualan lupis dengan senyumnya yang ramah. Mbah Satinem sendiri berjualan aneka ragam jajanan pasar, mulai dari lupis, gatot, tiwul, dan cenil. Harga untuk seporsi kuliner Jogja ini hanya dibanderol sebesar Rp5.000 saja. Jajanan pasar ini tergolong makanan manis karena dilengkapi dengan saus gula merah dan parutan kelapa. Lupis Mbah Satinem bahkan sudah pernah masuk salah satu film dokumenter Netflix yaitu Street Food: Asia, loh! Untuk Teman BuLiBi yang ingin mencoba hidangan Lupis Mbah Satinem, jangan lupa untuk datang lebih pagi, ya. Mbah Satinem sendiri biasa mulai berjualan setelah shalat subuh selesai. Jadi, kurang lebih pukul lima pagi, Mbah Satinem sudah mulai berjualan. Belum lagi ramainya antrean terkadang membuat kita kehabisan beberapa menu apabila datang terlalu siang. Menuju pukul setengah tujuh pagi, biasanya dagangan sudah hampir habis. Meskipun ramai, kamu tak perlu khawatir karena setiap pengunjung diberikan nomor antrian sehingga tidak akan tersalip. Mbah Satinem sendiri biasa berjualan di sekitar Jalan Bumijo, persisnya di depan Optik Yogya dan dekat Hotel Pesona Tugu. Ke Jogja Belum Lengkap Kalau Belum ke Gudeg Mbah Lindu, Gudeg Tertua di Jogja! Selain Lupis Mbah Satinem, Gudeg Mbah Lindu juga merupakan salah satu kuliner Jogja yang pernah masuk di serial dokumenter Netflix yaitu Street Food: Asia. Mbah Lindu dapat dikatakan sebagai penjual gudeg tertua di Yogyakarta. Mbah Lindu sendiri sudah berjualan gudeg sejak jaman kolonial Belanda, yaitu tahun 1930-an. Hal yang unik dari kuliner Jogja yang legendaris ini adalah teknik memasaknya. Hingga saat ini, Gudeg Mbah Lindu masih konsisten dengan teknik memasak tradisional. Misalnya, tungku yang digunakan untuk memasak masih terbuat dari tanah liat dan penggunaan kayu bakar sebagai kompor. Tak sulit untuk menemukan lokasi Gudeg Mbah Lindu. Gudeg ini dapat ditemukan di Jalan Sosrowijayan, di depan Hotel Grage Ramayana. Lokasi ini tidak jauh dari Malioboro, kurang lebih hanya sejauh 100 meter. Sama seperti Lupis Mbah Satinem, Teman BuLiBi perlu bangun lebih pagi untuk dapat menyantap kuliner Jogja yang satu ini. Gudeg Mbah Lindu sendiri dapat disantap dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp50.000-an, tergantung lauk apa yang dipilih. Sayangnya, Mbah Lindu sendiri sudah berpulang pada Juli 2020 dalam usia 100 tahun. Bisnis gudeg ini kini dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Mangut Lele Mbah Marto, Mangut Lele Legend di Jogja! Kuliner Jogja kali ini berlokasi lumayan jauh dari pusat kota. Namun, apabila berbicara soal rasa, hidangan ini tak kalah legendaris dari kuliner Jogja lainnya! Mangut lele merupakan salah satu hidangan favorit di Wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Mangut lele sendiri merupakan hidangan ikan lele dengan kuah santan berbumbu pedas. Biasanya, lele dimasak dengan asap. Namun, tak jarang pula, lele disajikan dengan digoreng. Berbicara seputar mangut lele, Mangut Lele Mbah Marto merupakan salah satu kedai penyaji mangut lele yang paling legendaris. Warungnya sendiri bahkan sudah berdiri sejak 1960-an. Mangut Lele Mbah Marto sendiri berlokasi di Jalan Sewon Indah, Kecamatan Sewon, Bantul. Lokasinya kurang lebih 10 kilometer dari Monumen Tugu Jogja. Bangunan Warung Mbah Marto memiliki cat berwarna hijau. Uniknya, Mbah Marto membiarkan proses masak dilihat oleh pengunjung. Sistem ini juga lebih modern kita kenal dengan istilah open kitchen. Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, dengan Rp25.000 saja, pengunjung sudah dapat menikmati seporsi mangut lele, lengkap dengan nasi, gudeg, telur gudeg, tahu opor, dan juga es teh. Cukup affordable mengingat warung ini sudah berdiri sejak lama. Cobain Es Buah PK, Kuliner Jogja yang Segar dan Sudah ada Sejak 1973! Beberapa kuliner Jogja yang telah dibahas sebelumnya merupakan makanan utama ataupun. Kali ini, Teman BuLiBi juga perlu mencoba salah satu kuliner Jogja legendaris yaitu Es Buah PK! Es buah legendaris ini telah berdiri sejak 47 tahun yang lalu. Nama PK sendiri diambil dari Pakuningratan, lokasi cabang pusat kuliner Jogja ini berada. Es Buah PK sendiri hanya berkonsep pada jajanan kaki lima, namun tak pernah sepi pengunjung terutama saat siang hari. Campuran nangka, kelapa muda, cincau, blewah, sawo, dan alpukat dengan es dan susu kental manis coklat memang cocok untuk disantap di siang hari. Selain es buah, kamu juga bisa menikmati es serut yang tidak kalah menyegarkan. Es Buah PK menggunakan sirup buatan sendiri yang dapat ditemukan di setiap hidangan es buah ataupun es serutnya. Selain berjualan es buah, kedai ini juga menjual bakso yang dinamakan Bakso PK. Kedua hidangan pun disajikan dengan harga yang tidak membuat kantong kering. Seporsi es buah hanya dibanderol mulai dari Rp8.000 saja dan untuk bakso sebesar Rp12.000 seporsi. Es Buah PK pusat berlokasi di Jalan Pakuningratan No. 76A, Jetis, Jogja. Kedai ini juga memiliki cabang di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo dan Jalan Godean KM 9, Yogyakarta. Ke Jogja, Jangan Lupa Mampir ke Angkringan Kopi Joss Lik Man! Ada yang kurang jika berkunjung ke Jogja namun tidak mampir ke angkringan. Angkringan Kopi Jos Lik Man berada tidak jauh dari Stasiun Tugu Yogyakarta, persisnya terdapat di Jalan Wongsodirjan. Angkringan ini dapat dikatakan sebagai salah satu kuliner Jogja yang legendaris karena sudah berdiri sejak 1960-an. Salah satu minuman di angkringan ini yang paling terkenal adalah Kopi Jos. Kopi ini sendiri merupakan kopi hitam yang diberikan bara api saat penyajiannya. Selain kopi jos, kuliner Jogja ini juga menyediakan beberapa hidangan lain seperti nasi kucing dan berbagai aneka sate. Kopi Joss sendiri hanya dipatok dengan harga Rp5.000 dan Rp6.000 jika ditambah susu. Nasi kucing dijual dengan harga Rp2.000, sedangkan berbagai jenis sate dijual satuan dengan harga Rp3.000 per tusuknya. Angkringan Jos Lik Man biasanya baru ramai didatangi pengunjung pada malam hari. Angkringan Jos Lik Man memiliki banyak pelanggan setia sampai memiliki sebuah komunitas, loh! Komunitas itu sendiri bernama Kalem. Itu dia lima kuliner Jogja yang legendaris dan patut untuk dicoba! Sebagai kota yang telah berdiri lama, Jogja pastinya memiliki beberapa kuliner legendaris yang tak lekang oleh waktu. Meskipun teknologi semakin berkembang, masih ditemukan beberapa kuliner Jogja yang menggunakan teknik tradisional untuk membuat hidangannya. Hal ini yang membuat mengapa hidangan yang disajikan masih memiliki citarasa yang sama dari generasi ke generasi. Dari lima kuliner Jogja legendaris yang telah dijabarkan tersebut, manakah yang paling membuat Teman BuLiBi penasaran untuk mencoba? Pastikan untuk memperhatikan jam operasional setiap restoran atau kedai, terutama untuk kuliner kaki lima. Hal ini dikarenakan beberapa tempat kuliner hanya beroperasi pada waktu tertentu dan sangat singkat! © BuLiBi – [Kontributor: Amanda Trinita | Editor: Karina Ovelia] Terima kasih telah mampir dan membaca! Jangan lupa untuk share di media sosialmu, ya! Baca juga: Tips Liburan #4: Cari Makanan Halal Di Luar Negeri Menu Del Dia di Medellin, Kolombia Liburan ke Bali Wajib ke 5 Tempat Ini! #bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan

  • 10 Tips Aman Solo Traveling Bagi Perempuan

    Kamu perempuan dan masih khawatir saat mau liburan sendiri? Pastikan baca tips aman solo traveling bagi perempuan ala BuLiBi ini ya! Saat ini, liburan seorang diri bukan lagi hal yang aneh untuk dilakukan. Apalagi yang melakukannya adalah seorang perempuan. Mungkin, liburan sendiri tanpa ditemani orang lain bisa jadi masih terasa kurang aman dan nyaman ya? Bagi yang belum tahu, sebenarnya banyak tips dan cara aman untuk para perempuan yang ingin melakukan traveling di dalam negeri maupun di luar negeri sendirian. Untuk teman-teman ladies yang mau coba solo traveling, Tim BuLiBi punya 10 tips aman buat kamu! Penasaran apa saja tipsnya? Lanjutkan membaca artikel ini! Siapa tahu bisa berguna untuk kamu yang punya rencana untuk menghabiskan waktu liburan sendirian. Tips solo traveling perempuan: Pilih tempat wisata yang ramai pengunjung Tips solo traveling perempuan yang pertama adalah memilih tempat wisata yang lumayan ramai pengunjung. Memilih tempat wisata yang ramai menjadi salah satu trik agar kamu lebih merasa aman saat liburan. Tempat yang sepi pengunjung biasanya akan rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hanya saja, saat berada di tempat yang ramai, kamu harus lebih memperhatikan barang bawaanmu. Jika Teman BuLiBi pergi ke tempat wisata yang lumayan ramai, kamu bisa menikmati liburan dengan lebih aman dan nyaman. Kamu juga tak perlu terlalu waspada. Tetap jaga jarak dengan orang lain yang terlihat mencurigakan ya! Bawa uang cash seperlunya Tips aman solo traveling perempuan selanjutnya yaitu membawa uang cash seperlunya. Tips ini termasuk tips yang perlu kamu ingat baik-baik. Terutama bagi kamu yang berencana belanja di tempat wisata yang kamu tuju. Membawa uang tunai seperlunya bisa membuatmu terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. Seperti kehilangan uang ataupun menjadi sasaran pencuri. Lagipula, saat kamu liburan ke luar negeri misalnya, credit card ataupun pembayaran non-tunai bisa menjadi pilihan yang lebih efisien. Selain itu, membawa uang tunai seperlunya juga bisa lebih mengurangi pengeluaran berlebihan, lho! Menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan Menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan bisa jadi tips aman solo traveling perempuan. Kamu yang akan traveling di dalam atau ke luar negeri boleh mencoba tips yang satu ini. Jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan, kamu akan selalu merasa aman dan tak perlu khawatir terjadi sesuatu. Selain itu, jika memilih bepergian menggunakan kendaraan pribadi, kamu juga bisa menghemat ongkos perjalanan. Banyak keuntungannya kan? Lewat jalan besar Tips solo traveling perempuan berikutnya ini tak kalah penting dengan tips lainnya. Jika kamu terpaksa harus berjalan kaki saat mau pergi ke tempat tertentu, kamu bisa melewati jalan besar. Apalagi kalau kamu belum mengenal betul daerah yang kamu lewati. Dengan melewati jalan besar kamu bisa merasa lebih aman karena biasanya jalan besar cukup ramai dilalui orang-orang. Resiko terjadi kejahatan juga cenderung kecil. CCTV pun ada dimana-mana. Jadi kamu bisa tetap liburan dengan aman dan nyaman! Cari tahu tempat penginapan yang bagus Saat akan berlibur ke suatu tempat, sebaiknya Teman BuLiBi memilih tempat penginapannya terlebih dahulu. Bagaimana sih cara menentukan tempat penginapan yang bagus? Penginapan yang bagus biasanya memenuhi beberapa kriteria. Misalnya pelayanan dan keamanannya baik. Selain itu, carilah tempat penginapan yang lokasinya berada di daerah yang tak terlalu terpencil. Atau kalau dirasa perlu, kamu dapat mencari yang letaknya di tengah kota. Kalau Teman BuLiBi memilih untuk menginap di hotel, cari tahu juga hotel tersebut berbintang berapa dan jangan lupa untuk mengecek review hotel tersebut di situs-situs yang terpercaya, seperti Agoda. Hal itu dapat membantumu untuk menginap di tempat yang tepat. Pro tip: untuk liburan yang lebih aman dan nyaman, salah satu cara paling mudah untuk mendeteksi hidden camera adalah dengan menyalakan flash di smartphone kamu dan mengecek pantulan cahaya dari lensa kamera. Memang terdengar merepotkan, tapi demi proteksi diri, tidak ada salahnya kan untuk waspada? Pakailah pakaian yang nyaman dan sesuai dengan musim Saat melakukan solo traveling, pakailah pakaian yang nyaman! Memakai pakaian yang nyaman saat traveling bisa membuat kamu lebih leluasa bergerak. Terutama buat kamu yang hobi dengan kegiatan yang aktif saat liburan. Selain itu, saat kamu solo traveling ke luar negeri misalnya, pastikan pakaian kamu sudah sesuai dengan musim negara yang kamu tuju. Supaya nggak sal-tum! (salah kostum). Selalu kabari orang terdekat Tips yang satu ini jauh lebih mudah dilakukan oleh teman-teman perempuan. Sebelum kamu berangkat solo traveling, ada baiknya kamu selalu memberi kabar ke orang-orang terdekatmu. Hal ini dilakukan agar keberadaanmu senantiasa dipantau oleh seseorang yang kamu percaya. Kenapa, sih, harus memberi kabar ke orang lain? Agar kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, orang tersebut bisa membantu kamu dari jarak jauh. Fitur share live location akan sangat berguna di saat seperti ini. Selain itu, kamu bisa menyimpan kontak darurat setempat untuk berjaga-jaga. Saat liburan ke luar negeri, simpan juga daftar alamat KBRI terdekat ya! Memakai ataupun membawa barang yang tak terlalu mencolok Tetap mawas diri saat liburan. Agar liburanmu aman, kamu tidak perlu memakai pakaian ataupun aksesoris yang mencolok. Apalagi saat ke daerah yang tak kamu kenali ataupun ke daerah yang jarang kamu datangi. Lagipula, menggunakan barang yang terlalu mencolok bisa menambah kekhawatiran sendiri saat traveling. Hal ini tentu saja karena kamu akan terus ekstra hati-hati saat bepergian. Untuk itu, secukupnya saja ya, Teman BuLiBi! Belajar sedikit tentang bahasa lokal Mau tahu tips solo traveling perempuan berikutnya? Jika pergi ke suatu tempat pastikan kamu sudah sedikit mempelajari bahasa yang digunakan oleh warga setempat di sana. Dengan memahami bahasa lokal, kamu bisa lebih mudah untuk berinteraksi dengan mereka. Setidaknya cari tahu kosakata sederhana yang umum seperti maaf, tolong, dan terima kasih dalam bahasa lokal. Kamu yang sedang traveling ke suatu tempat dan sudah belajar bahasa lokal, dapat mencobanya menanyakan sesuatu yang tak kamu ketahui. Misalnya seperti menanyakan arah agar tak tersesat di tengah jalan. Selain itu, jika kamu bisa berkomunikasi dengan mereka, akan memudahkanmu untuk mengetahui berbagai hal tentang daerah tersebut langsung dari warga lokal. Selalu waspada Tips solo traveling perempuan yang terakhir yaitu selalu waspada. Mengingat kamu sedang berada di tempat yang tidak familiar, maka penting untuk selalu waspada saat solo traveling. Pastikan barang berharga seperti dompet, uang, kartu ATM selalu kamu simpan di tempat yang aman. Untuk tips ekstra, simpan di tempat yang hanya kamu yang tahu. Juga jangan mengeluarkannya saat kamu tak membutuhkannya. Bagi kamu yang memakai tas kecil, pastikan pula posisi tasnya. Letakkan di depan tubuhmu agar barang bawaanmu selalu dalam pengawasan dan terjaga dengan maksimal! Ladies! Sekarang sudah tahu kan tips aman saat solo traveling? Teman BuLiBi bisa menerapkannya saat bepergian. Selain itu, kalau tips-tips tadi dirasa masih kurang, kamu juga bisa memakai tips lainnya. Contohnya seperti tak berbicara dengan orang yang kelihatan mencurigakan atau menyimpan nomer-nomer darurat di panggilan cepat ponselmu. Ada juga tips lainnya yaitu sebelum berangkat ke tempat wisata yang kamu inginkan, jangan lupa untuk search di internet mengenai tingkat keamanan di wilayah tersebut. Selamat liburan dengan aman dan nyaman! © BuLiBi – [Kontributor: Nadhirah | Editor: Karina Ovelia] Terima kasih sudah membaca! Kalau kamu suka, jangan lupa like dan share artikelnya ya! Baca juga: Tips Liburan #5: Tips Backpacker Untuk Para Ladies 6 Negara Asia Yang Aman Untuk Solo Traveling Setelah Pandemi Apply Visa Thailand: Bukan Liburan Biasa Ke Negeri Gajah Putih #bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan #tipssolotraveling #solotraveling Siap liburan? Cari penginapan dulu, yuk!

  • Cobain 5 Makanan Khas Solo Berikut Ini!

    Berencana untuk liburan ke Solo? Jangan lupa untuk jelajahi beberapa makanan khas Solo yang unik dan pastinya membuat liburan Teman BuLiBi menjadi lebih menyenangkan! Solo merupakan salah satu kota yang tak kalah menarik untuk dijadikan destinasi liburan. Tak hanya dekat dengan Jogja, Klaten, dan Wonogiri, Solo sendiri memiliki banyak hal untuk dijelajah. Solo memiliki beberapa museum terkenal, beberapa diantaranya adalah Lokananta Records dan Museum De Tjolomadoe. Museum-museum tersebut tak hanya menyimpan sejarah namun juga menawarkan keindahan yang memanjakan mata. Selain tempat wisata, makanan khas Solo juga menjadi salah satu alasan wisatawan berkunjung ke kota ini. Ternyata, terdapat banyak makanan khas Solo yang unik dan wajib dicoba. Beberapa mungkin pernah Teman BuLiBi lihat baik di televisi ataupun internet. Namun, beberapa juga masih terdengar asing di telinga. Teman BuLiBi berniat untuk berkunjung ke Kota Solo dan menjelajahi kuliner khasnya? Yuk, simak lima makanan khas Solo yang wajib dicoba! Timlo: Makanan Khas Solo dengan Cita Rasa Sup Kembang Tahu yang Gurih! Teman BuLiBi pernah mendengar makanan timlo? Timlo adalah makanan khas Solo berupa sup dengan kembang tahu. Telur rebus, daging ayam atau sapi, daun bawang, dan bawang goreng biasa digunakan sebagai pelengkap makanan khas Solo ini. Seporsi timlo juga biasa dihidangkan dengan nasi, baik itu digabung ataupun dipisah. Sebenarnya, setiap pedagang yang berjualan timlo memiliki ciri khas masing-masing terutama dalam isiannya. Timlo sendiri terinspirasi dari sup asal Tiongkok yaitu kimlo. Seiring berjalannya waktu, nama Kimlo berubah menjadi Timlo dikarenakan dialek yang diucapkan lebih terdengar kata Timlo oleh penduduk kala itu. Beberapa penjual timlo Solo yang terkenal diantaranya adalah Timlo Sastro, Timlo Maestro, dan RM Timlo Solo. Timlo Sastro berlokasi di Jalan Pasar Gede Timur No. 1, tidak jauh dari Pasar Gede Solo. Timlo Sastro sendiri buka mulai pagi hari dan biasanya sudah habis sebelum jam makan siang. Berbeda dengan Timlo Sastro, Timlo Maestro justru buka pada malam hari. Timlo Maestro biasanya mulai buka pukul 19.00 WIB. Kedai makanan khas Solo ini berlokasi di Jalan K. H. Ahmad Dahlan No. 60, Banjarsari, Solo. Sedangkan, RM Timlo Solo memiliki jam buka yang lebih panjang karena merupakan sebuah restoran. Rumah makan ini berada di Jalan Urip Sumoharjo No. 94, Jebres, Solo. Selat: Makanan Khas Solo yang Juga Steak Versi Lokal Selat dapat dikatakan sebagai makanan khas Solo yang merupakan hasil akulturasi budaya Barat dan Jawa. Bagaimana tidak, makanan khas Solo ini sering disebut sebagai steak versi Jawa. Dalam perkembangannya, daging yang digunakan biasanya adalah daging empal khas Jawa. Biasanya, dalam seporsi selat terdapat daging, dengan pelengkap seperti kentang, wortel, tomat, selada, dan buncis. Kuahnya sendiri biasanya disajikan secara encer dan manis, biasanya dengan campuran bawang putih dan merica. Rasa manis pada kuah inilah yang memperlihatkan sisi makanan khas Jawa. Nama selat sendiri bermula dari kata salad, yang dalam bahasa Belanda yaitu slaatje. Terdapat dua rekomendasi restoran Selat Solo apabila Teman BuLiBi sedang berkunjung dan ingin mencoba makanan khas Solo ini. Kamu dapat berkunjung ke Warung Selat Mbak Lies atau Selat Vien’s. Warung Selat Mbak Lies merupakan salah satu warung selat yang legendaris dan telah berdiri sejak 1987. Selat Mbak Lies berlokasi di Gang II Jalan Serengan, Veteran, Solo. Selain Selat Mbak Lies, kamu dapat mencoba Selat Vien’s. Sejak tahun 2008, Selat Vien’s sudah memiliki beberapa cabang di Kota Solo karena rasanya yang otentik. Selat Vien’s Pusat berada di Jalan Sultan Hasanudin No. 99, Banjarsari, Solo. Tengkleng Kambing: Makanan Khas Solo yang Nikmat dan Legendaris Tengkleng adalah makanan khas Solo yaitu sup dengan tulang kambing sebagai bahan utama. Hal ini yang menyebabkan mengapa tengkleng juga sering disebut sebagai tengkleng kambing. Konon, pada jaman dahulu, hanya para petinggi Belanda yang dapat menyantap hidangan ini, loh! Sensasi memakan makanan khas Solo ini terdapat pada tulang kambingnya. Ciri khas dari tengkleng adalah daging kambing yang masih melekat pada tulang-tulangnya. Bagian kambing yang biasa dimasak sebagai tengkleng adalah iga dan tulang belakang. Di Solo, terdapat dua restoran atau warung tengkleng yang terkenal. Pertama ada Tengkleng Klewer Bu Edi. Sesuai namanya, warung ini berlokasi di Wilayah Pasar Klewer, Solo. Tengkleng Klewer Bu Edi sudah berdiri sejak 1973 dan masih ramai hingga saat ini. Apabila Teman BuLiBi berminat untuk mencoba makanan khas Solo di warung ini, pastikan untuk datang lebih awal. Selain karena ramai dan tempat menunggu kurang memadai, Tengkleng Klewer Bu Edi cepat sekali sold out! Terutama saat weekend. Selain Tengkleng Klewer Bu Edi, kamu juga dapat mencoba Tengkleng Mbak Diah. Restoran ini berpusat di Desa Tanjunganom, Grogol, Solo Baru dan memiliki cabang di Jalan Ahmad Yani No. 380, Laweyan, Solo. Nasi Liwet: Makanan Khas Solo yang Biasa Disantap Saat Sarapan Teman BuLiBi pasti pernah mendengar nasi liwet. Makanan khas Solo satu ini ternyata merupakan makanan asli Daerah Baki, Kabupaten Sukoharjo, loh! Kabupaten Sukoharjo sendiri masih berada dalam wilayah Solo Raya. Makanan khas Solo ini dinamakan liwet dikarenakan teknik memasaknya yaitu proses liwet. Di Solo, dalam memasak liwet, biasanya beras dicampur air santan. Air santan inilah yang membedakan liwet Solo dengan liwet daerah lain. Beberapa bumbu seperti daun salam dan garam juga biasa ditambahkan saat proses memasak. Teman BuLiBi dapat berkunjung ke Nasi Liwet Bu Sarmi untuk mencoba makanan khas Solo ini. Nasi Liwet Bu Sarmi berada di Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo. Warung tenda ini biasanya berada satu tempat dengan Susu Shi Jack cabang Lojiwetan, persis di depan Luwes Lojiwetan dan tidak jauh dari Benteng Vastenburg. Selain Nasi Liwet Bu Sarmi yang hanya dapat dicoba waktu malam hari, kamu dapat mencoba Nasi Liwet Bu Sarmi untuk sarapan. Nasi Liwet Bu Sarmi biasanya buka mulai pukul 06.00 WIB. Nasi Liwet Bu Sarmi sendiri di Jalan Slamet Riyadi No. 428, persisnya berada di seberang Hotel Aston Solo. Sate Kere: Makanan Khas Solo yang Dibuat dari Ampas Tahu Hidangan sate kere mungkin cukup asing di telinga Teman BuLiBi. Salah satu makanan khas Solo ini terbuat dari tempe gembus, yaitu tempe yang dibuat dari ampas tahu. Selain itu, berbagai jeroan sapi juga digunakan sebagai bahan makanan khas Solo ini. Seperti sate pada umumnya, saus kacang dan kecap juga digunakan untuk pelengkap hidangan ini. Tak heran, mengapa hidangan ini diberi nama kere. Sate kere sendiri bermula dari kalangan kelas bawah yang ingin mencoba makan sate. Hal ini dikarenakan, pada jaman dahulu, sate merupakan salah satu makanan yang mewah. Tak sanggup membeli sate sungguhan, mereka kemudian memodifikasi beberapa bahan agar terlihat seperti sate sungguhan. Sate kere kerap disebut sebagai simbol perjuangan kalangan kelas bawah. Salah satu tempat makan yang menjual sate kere terkenal terdapat di Sate Jerohan Sapi Yu Rebi. Rumah makan ini berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional No. 2, Laweyan, Solo dan tidak jauh dari Museum Keris Solo. Selain itu, terdapat Sate Presiden Mbak Tug yang berlokasi di Jalan Arifin No. 63, Jebres, Solo. Sate Kere Mbak Tug merupakan langganan keluarga Presiden Joko Widodo. Hal ini lah yang menyebabkan dagangan ini kemudian diberi nama Sate Presiden. Demikian lima makanan khas Solo yang wajib dicoba! Di balik setiap hidangan, ternyata tersimpan banyak cerita. Seperti misalnya sate kere yang ternyata adalah simbol perjuangan rakyat kecil. Tak banyak yang tahu, ternyata nasi liwet merupakan makanan asli Sukoharjo. Selain itu, ada selat yang ternyata merupakan akulturasi dari dua budaya. Terdapat pula timlo yang ternyata terinspirasi dari makanan khas Tiongkok. Ada pula tengkleng yang dahulu hanya bisa dikonsumsi oleh para petinggi Belanda. Mengetahui cerita dibalik sebuah hidangan terkadang menambah nilai dari hidangan itu sendiri. Jadi, dari lima makanan khas Solo tersebut, hidangan apa yang paling membuat Teman BuLiBi penasaran? © BuLiBi – [Kontributor: Amanda Trinita | Editor: Karina Ovelia] Terima kasih telah mampir dan membaca! Jangan lupa untuk share di media sosialmu, ya! Baca juga: Tips Liburan #2 Pentingnya Liburan Ala Orang Lokal Tips Liburan #3: Kerja Freelance Biar Bisa Liburan Kapan Saja Daftar Penginapan Di Indonesia #bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan #makanankhassolo #solo Siap liburan ke Solo? Cari penginapanmu di sini:

  • Pertama Kali ke Semarang? Yuk Simak 5 Tempat Wisata di Semarang yang Bisa Dikunjungi Berikut Ini!

    Semarang memiliki banyak sekali tempat wisata yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Teman BuLiBi baru pertama kali akan menjelajahi Semarang? Simak panduan tempat wisata di Semarang berikut ini, yuk! Tak hanya berfungsi sebagai Ibukota Jawa Tengah, Semarang juga seringkali berfungsi sebagai kota wisata. Hal ini terlihat dari bagaimana beberapa tempat wisata di Semarang benar-benar dirawat dengan baik. Bagi Teman BuLiBi yang baru pertama kali berkunjung ke Semarang, bermain di sekitar Semarang Kota adalah ide yang menarik. Hal ini dikarenakan Semarang Kota memiliki banyak tempat wisata yang tak hanya terkenal, namun juga bersejarah dan indah. Teman BuLiBi berencana untuk traveling ke Semarang pertama kali dan bingung mau bepergian ke mana? Berikut terdapat lima tempat wisata di Semarang yang dapat dikunjungi buat kamu yang baru pertama kali berkunjung ke Semarang! Berkunjung ke Lawang Sewu: Landmark Kota Semarang yang Legendaris Siapa yang tidak tahu Lawang Sewu? Salah satu ikon Kota Semarang ini merupakan tempat wisata di Semarang yang wajib dikunjungi, terutama bagi Teman BuLiBi yang baru pertama kali berkunjung ke Semarang! Tampak dari jalan pun, Lawang Sewu sudah terlihat gagah dan menawan. Salah satu tempat wisata di Semarang ini memiliki banyak cerita menarik. Lawang Sewu sendiri memiliki arti seribu pintu. Namun, kenyataannya, pintu yang berada di Lawang Sewu tidak mencapai seribu. Nama sewu sendiri didapat dari kebiasaan masyarakat sekitar yang selalu menyebut kata sewu ketika melihat sesuatu dalam jumlah banyak. Belakangan ini, Lawang Sewu sudah sering dimanfaatkan sebagai acara pernikahan. Sudah banyak pula pasangan yang mengadakan foto pre-wedding di Lawang Sewu. Lawang Sewu buka setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Di Lawang Sewu, Teman BuLiBi dapat menemukan banyak hal seputar industri kereta di Indonesia. Hal ini dikarenakan tempat wisata di Semarang ini dulunya merupakan kantor PT. KAI Indonesia pada masa pasca kemerdekaan. Meskipun terkenal dengan kesan angker, Lawang Sewu terlihat cantik saat sore hari. Hal ini membuat tidak sedikit pengunjung yang mendatangi tempat ini di sore hari. Landmark Kota Semarang ini sendiri berada di Jalan Pemuda, Semarang. Menelusuri Klenteng Sam Poo Kong, Tempat Wisata di Semarang yang Juga Tempat Ibadah Selain Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Kong merupakan salah satu tempat wisata di Semarang yang ramai dikunjungi wisatawan! Tak hanya menyimpan sejarah menarik, tempat wisata di Semarang ini juga memiliki bangunan megah didominasi warna merah yang cerah dan Instagram worthy. Meskipun begitu, selain menjadi salah satu tempat wisata di Semarang, Klenteng Sam Poo Kong juga masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah. Klenteng Sam Poo Kong sendiri berlokasi di Jalan Simongan No. 129, Semarang. Biaya masuk klenteng ini berkisar Rp35.000 per orang dan dapat dipesan secara online lewat website resmi Sam Poo Kong. Teman BuLiBi dapat menemukan patung raksasa Laksamana Cheng Ho ketika berkunjung ke tempat wisata di Semarang ini. Pasalnya, Klenteng Sam Poo Kong sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu bukti kebaikan Laksamana Cheng Ho. Hal ini bermula dari lokasi Klenteng Sam Poo Kong yang dahulu adalah tempat Laksamana Cheng Ho berlabuh. Laksamana Cheng Ho sendiri berlabuh dikarenakan salah satu juru mudi kapal, yaitu Wang Jing Hong, mengalami sakit keras. Laksamana Cheng Ho kemudian sempat mengobati juru mudi kapalnya hingga kemudian melanjutkan perjalanan. Wang Jing Hong dan awak kapal lain yang masih menetap di Semarang kemudian membuat patung raksasa untuk menghormati jasa yang telah diberikan Laksamana Cheng Ho. Berburu Kuliner Pasar Semawis Saat Weekend! Teman BuLiBi berencana untuk liburan ke Semarang saat weekend? Pas banget untuk datang ke Pasar Semawis! Hal ini tidak boleh dilewatkan, terutama kalau kamu adalah pecinta wisata kuliner. Pasalnya, salah satu tempat wisata di Semarang ini hanya buka saat weekend, tepatnya hari Jumat sampai Minggu. Pasar Semawis sendiri adalah sejenis pasar kuliner di Semarang di malam hari. Pasar Semawis berada di Gang Warung, di depan Gapura Kawasan Pecinan Semarang. Sepanjang gang tersebut, nantinya kamu akan menemukan banyak sekali kuliner yang bisa dicoba. Mulai dari makanan khas Semarang, lokal, Tionghoa, Thailand, hingga hidangan seperti wedang rondhe juga ada di sini. Beberapa kedai memang sudah bisa melakukan pembayaran menggunakan online wallet. Namun, pastikan untuk tetap membawa uang cash ya! Hal ini dikarenakan beberapa kedai tidak bisa melakukan pembayaran lain selain pembayaran tunai. Hal lain yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke tempat wisata di Semarang ini adalah makanan yang halal. Beberapa kedai menyediakan makanan yang tidak halal. Alangkah baiknya, Teman BuLiBi bertanya lebih dahulu kepada penjual dan memilah-milah kedai mana yang menjual hidangan halal. Pasar Semawis mulai buka sekitar pukul 18.00 hingga 23.00 WIB. Manjakan Mata di Semarang Contemporary Art Gallery, Galeri Seni Kontemporer di Kota Lama Berbicara seputar tempat wisata di Semarang, Kota Lama merupakan salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Baik itu bagi siapapun yang baru pertama berkunjung ke Semarang, maupun sudah berkali-kali. Pasalnya, kecantikan Kota Lama Semarang memang terlalu sulit untuk dilewatkan. Kota Lama Semarang sendiri memiliki beberapa destinasi wisata, seperti Gereja Blenduk ataupun Taman Srigunting. Tak hanya itu, Teman BuLiBi dapat berkunjung ke Semarang Contemporary Art Gallery apabila berkunjung ke Kota Lama. Sesuai namanya, salah satu tempat wisata di Semarang ini merupakan galeri seni kontemporer. Galeri ini sendiri sudah berdiri sejak 2008. Bangunan galeri ini pernah diruntuhkan pada jaman kolonial Belanda dan dibangun kembali pada 1918. Bangunan ini dahulu merupakan kantor asuransi bernama De Indische Llyod. Biaya masuk galeri seni ini adalah Rp10.000. Hanya dengan Rp10.000, Teman BuLiBi akan dimanjakan dengan hasil karya seni yang indah. Tak hanya berbagai karya seni, interior bangunan yang minimalis juga membuat Semarang Contemporary Art Gallery kian cantik dan membuat pengunjung betah. Tempat wisata di Semarang ini buka setiap Selasa sampai Minggu, pukul 10.00 hingga 16.30 WIB. Sama seperti galeri seni pada umumnya, Semarang Contemporary Art Gallery juga tutup pada hari Senin. Galeri seni ini berlokasi di Jalan Taman Srigunting No. 5-6, Kota Lama Semarang. Sehabis Menjelajah Tempat Wisata di Semarang, Santai Sejenak di Salah Satu Cafe di Kota Lama Pada suatu perjalanan, ada kalanya kita meluangkan waktu singkat untuk jalan-jalan santai. Salah satunya adalah dengan bersantai di kedai kopi. Sebagai salah satu kota metropolitan, Semarang pastinya tak luput dari kedai kopi yang menjamur, terlebih belakangan ini. Salah satu daerah yang ramai dengan kedai kopi adalah Kota Lama. Tak hanya menyuguhkan tempat wisata di Semarang yang klasik dan vintage, Kota Lama Semarang juga memiliki banyak kedai kopi unik yang dapat dikunjungi. Beberapa kedai kopi ini pastinya tak luput dari suasana klasik yang kental, sehingga cocok untuk disinggahi sejenak sebelum kembali explore kota lumpia tersebut. Beberapa kedai kopi di Kota Lama Semarang yang dapat Teman BuLiBi kunjungi diantaranya Spiegel Bar & Bistro dan Tekodeko Koffiehuis. Pasalnya, kedua cafe ini memiliki kesan klasik dan vintage yang membuat suasana Kota Lama Semarang semakin hidup. Spiegel Bar & Bistro berlokasi di sebelah Gereja Blenduk. Bangunan kedai kopi ini kerap menjadi spot foto favorit saat berkunjung ke Kota Lama. Suasana klasik membuat pengunjung betah berlama-lama di cafe yang bangunannya sudah berdiri sejak 1895 ini. Tekodeko Koffiehuis juga memiliki ambiance yang tidak kalah menarik. Tak hanya ambiance yang homey, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai varian kopi seperti salah satunya varian Kopi Akulturasi Semarang yang terkenal dan refreshing. Nah, itu tadi adalah lima tempat wisata di Semarang yang Teman BuLiBi kunjungi, khususnya buat yang baru pertama kali liburan ke Semarang! Berkunjung ke Semarang untuk pertama kali, biasanya wisatawan akan mendatangi tempat wisata yang terkenal lebih dahulu. Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Kong, dan Kota Lama Semarang merupakan tiga tempat yang terkenal di Semarang. Ketiga tempat ini juga memiliki akses yang mudah dikunjungi dikarenakan masih berada di wilayah Semarang Kota. Selain itu, Pasar Semawis juga dapat menjadi pilihan terbaik untuk berburu kuliner Semarang dikarenakan hidangan yang ada di pasar tersebut tergolong lengkap. Jadi, Teman BuLiBi sudah siap untuk menjelajah tempat wisata di Semarang? Semoga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, ya! Supaya liburanmu lebih nyaman, pilih salah satu dari Rekomendasi 13 Hotel Di Yogyakarta kami! © BuLiBi – [Kontributor: Amanda Trinita | Editor: Karina Ovelia] Terima kasih telah mampir dan membaca! Jangan lupa untuk share di media sosialmu, ya! Baca juga: Liburan ke Bali Wajib ke 5 Tempat Ini! Tips Liburan #5: Tips Backpacker Untuk Para Ladies Tips Liburan #1: Ke Negara Bebas Visa #bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan #tempatwisatadisemarang #semarang

  • 7 Spot Kejayaan Kerajaan Minangkabau yang Bisa Kamu Kunjungi

    Nama Minangkabau itu sendiri adalah sebuah kerajaan yang cukup terkenal: Kerajaan Minangkabau. Simak ceritanya di sini! Ondeh mandeh, rancak bana! Kalau Teman BuLiBi pernah dengar istilah di atas, pasti tahu dong itu bahasa apa? Minangkabau! Benar sekali! Selain dikenal dengan makanan dan warung makan padangnya, ternyata nama Minangkabau itu sendiri adalah sebuah kerajaan yang cukup terkenal. Beberapa bukti sejarahnya pun masih terawat dan dapat dikunjungi. Kali ini kami akan membahas mengenai 7 spot kejayaan Kerajaan Minangkabau yang bisa kamu kunjungi untuk mengisi waktu liburanmu. Berwisata sambil menambah pengetahuan sejarah budaya Indonesia tentu akan menjadi hal yang mengasyikkan sekaligus menambah wawasan. Namun, sebelum kita bahas tempat-tempat bersejarah di Minangkabau, ada baiknya kita ulas sedikit mengenai salah satu kerajaan besar di Nusantara ini. Sekilas tentang Kerajaan Minangkabau Kerajaan Minangkabau atau yang lebih dikenal dengan nama Kerajaan Pagaruyung oleh masyarakat lokal merupakan kerajaan di Sumatera yang wilayahnya termasuk kedalam Provinsi Sumatera Barat sekarang. Untuk wilayah kekuasannya sendiri, Kerajaan Minangkabau meliputi Sumatera Barat, Bengkulu, Sumareta Selatan, Jambi, dan Semenanjung Malaka (Malaysia bagian Timur). Tidak heran jika di wilayah Sumatera bagian tengah sangat banyak perantau Minang di sana. Cobalah berkunjung ke Batam atau Pekanbaru, Teman BuLiBi bisa menemukan penduduk setempat menggunakan Bahasa Melayu dan Bahasa Minang di kesehariannya. Nah, selanjutnya akan kita bahas beberapa spot kejayaan Kerajaan Minangkabau yang masih dapat dilihat sampai saat ini. Istano Basa Pagaruyuang Lokasi yang sudah tentu wajib kalian kunjungi jika ingin tahu seluk beluk Kerajaan Minangkabau. Bagaimana tidak, Istana yang terletak di Batu sangkar, Kabupaten Tanah Datar ini menyimpan begitu banyak sejarah dan peninggalan yang masih dapat kita lihat sampai saat ini. Istana Basa Pagaruyung ini sudah beberapa kali terbakar habis akibat tersambar petir. Saat ini, bangunan yang berdiri gagah ini bisa dikatakan sebagai replika dari bangunan aslinya. Bangunan aslinya sendiri berada sedikit ke selatan dari bangunan ini. Teman Bulibi akan menemukan keindahan di setiap sisi bangunan istana ini. Setiap sisinya dihiasi ornament ukiran warna warni yang jika dihitung secara total, ada 58 jenis motif ukiran yang menghiasi istana ini. Di area istana ini kamu bisa menyewa pakaian adat, dan berfoto di spot-spot yang Minangkabau banget! Selain itu, kamu juga bisa menikmati keindahan alam dari atas Bukit Bungsu yang ada di belakang area istana. Kamu bisa mengunjungi istana ini setiap hari, mulai jam 06.00 pagi sampai 18.00 sore. Untuk tiket masuknya sangat murah dan terjangkau, mulai dari Rp15.000 untuk dewasa, Rp7.000 untuk anak-anak, dan Rp25.000 untuk turis Internasional. Menikmati keindahan bangunan istana sekaligus mempelajari sejarah Minangkabau adalah hal yang bisa kamu lakukan saat liburan di Sumatera Barat! Batu Batikam Kalau di luar negeri ada legenda Excalibur, batu yang tertancap pedang dan hanya bisa ditarik oleh Raja Arthur, di Indonesia juga punya cerita yang tidak jauh beda, yaitu Legenda Batu Batikam. Secara bahasa memang sudah jelas maknanya adalah batu yang tertikam. Teman BuLiBi bisa melihat jejak/lubang yang konon merupakan bekas tusukan keris Datuak Parpatiah nan Sabatang di batu ini. Selain itu di lokasi ini dulunya merupakan sebuah Medan nan Bapaneh atau tempat bermusyawarah para kepala suku. Kamu akan menemukan sensasi menenangkan dan damai saat dalam perjalanan ke cagar budaya yang satu ini. Batu Batikam ini berada di Jorong Dusun Tuo, Nagari Limo Kaum, Tanah Datar Sumatera Barat. Kawasan ini berada dalam pengawasan Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sumba, Riau dan Jambi. Nagari Tuo Pariangan Bisa dikatakan Nagari Pariangan adalah nagari tertua atau desa pertama dari Minangkabau. Bagi beberapa wisatawan yang telah berkunjung ke sini, keindahannya dapat disejajarkan dengan desa Niagara On the Lake di Kanada. Nagari ini berada di Lereng Gunung Marapi, Tanah Datar Sumatera Barat. Lokasinya terletak sekitar 95km dari Kota Padang atau 35km dari Bukittinggi. Di sini kamu dapat menikmati keindahan alam yang mempesona, hamparan sawah yang subur dan pepohonan yang rimbun. Selain itu banyak sekali Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) yang dibangun menyesuaikan kontur lereng Gunung Marapi. Masjid tertua di Minangkabau juga terdapat di nagari ini. Jika kedamaian dan ketenangan adalah yang paling kamu cari pada liburan kali ini, Nagari Tuo Pariangan adalah pilihan yang sangat tepat! Nagari 1000 Rumah Gadang Nagari ini dinobatkan sebagai Kampung Adat Terpopuler di tahun 2017. Bagaimana tidak, sejauh mata memandang yang akan kamu temukan adalah deretan rumah adat dengan gonjong yang menjulang tinggi. Nagari yang berada di Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan ini menghadirkan suasana masa lampau dimana Rumah Gadang menjadi sebuah kebanggaan suku / keluarga di sana. Para sineas film seringkali mengambil lokasi ini untuk syuting layar lebar dan film televisi, disamping akses yang mudah, masyarakat setempat juga antusias dengan banyaknya wisatawan yang datang ke daerah ini. Dengan begitu, maka masyarakat luas akan semakin mengetahui Nagari yang begitu indah ini. Rumah-rumah Gadang di nagari ini cukup terawat dengan baik. Pemerintah Provinsi pun serius menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata adat yang menjadi prioritas sejak tahun 2013. Bagi Teman Bulibi yang memiliki keinginan untuk berkunjung ke Sumatera Barat, pastikan Nagari ini masuk ke dalam list liburanmu ya! Balairuang Sari Tabek Kalau kamu penasaran dimana asal muasal terbentuknya gonjong Rumah Adat Minangkabau yang megah menjulang, maka Balairuang ini adalah tempat yang tepat untuk kamu datangi. Tanah Datar Balairuang Sari tabek ini masih berada di area Pariangan. Para sejarawan dan peneliti menyimpulkan bahwa Balairung ini adalah prototype dari gonjong Rumah Gadang yang sering kita temui di Rumah Adat atau rumah makan Padang. Kamu bisa memsuki area ini secara gratis. Bangunan ini sudah berdiri kurang lebih sejak 300 tahun yang lalu. Dulunya bangunan ini dimanfaatkan oleh para penguhulu dan tetua adat untuk bermusyawarah. Bangunan ini sengaja dibangun tanpa dinding sehingga rapat tersebut dapat diikuti oleh masyarakat luas. Balairung ini menjadi lambang harmoni bermusaywarah yang dipegang teguh oleh masyarakat Minangkabau. Saat ini bangunan ini masih digunakan oleh masyarakat adat untuk bermusyawarah. Saat sore hari tiba, kamu bisa melihat banyak anak-anak yang bermain di area Balairung. Mahat, Nagari 1000 Menhir Bukti peninggalan sejarah bisa hadir dalam bentuk apapun, termasuk Menhir yang bisa kamu temukan di Nagari Mahat, Bukti barisan, Lima Puluh Kota ini. Di sini kamu tidak hanya melihat 1-2 menhir, melainkan ribuan! Menhir sendiri adalah batu-batu yang diukir dan berisi bukti sejarah nenek moyang pada zaman dahulu. Sesuai Tambo Minangkabau, menhir ini adalah penanda adanya aktivitas masyarakat di daerah tersebut. Menhir-menhir ini selain berfungsi sebagai penanda, ada juga yang digunakan sebagai panggung tempat musyawarah tetua adat. Ada pula yang berbentuk sebagai makam. Menhir ini diperkirakan sudah ada semenjak ribuan tahun yang lalu. Bahkan jauh sebelum Masyarakat Minangkabau mengenal gonjong rumah adatnya sendiri. Percaya atau tidak, menhir yang berada di sini semuanya menghadap ke satu arah, yakni menuju Gunung Sago, lho. Museum Adityawarman Museum Adityawarman memang bukanlah peninggalan kerajaan Minangkabau, melainkan sebuah tempat yang didirikan pada tahun 1977 oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Tapi jangan salah, di museum ini kamu bisa menemukan berbagai macam jenis koleksi purbakala, sejarah, budaya, senirupa dan lainnya dari Kerajaan Minangkabau yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Sumatera. Selain barang / koleksi peninggalan zaman dahulu, di museum ini juga terdapat beberapa spot yang menampilkan budaya Minangkabau, seperti ruang peragaan pernikahan adat Minang dan kehidupan masyarakat Minang tempo dulu. Selain Suku Minang, di museum ini juga terdapat koleksi sejarah Suku Mentawai. Ya, walaupun memiliki adat yang berbeda dengan Minangkabau, namun masih dalam wilayah yang sama yakni di Sumatera Barat. Museum ini buka di hari Selasa – Minggu jam 08.00 – 15.00. Tiket masuknya luar biasa murah, yaitu hanya Rp2.000 rupiah untuk dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak. . Tentu Teman Bulibi sudah mengetahui beberapa spot yang dapat dikunjungi saat mengnjakkan kaki di Ranah Minang. Pastinya berwisata sembari mengenal lebih jauh budaya setempat akan menambah wawasan serta kecintaan kita pada Indonesia. Salah satu wawasan yang masih belum banyak diketahui orang adalah informasi terkait sejarah Kerajaan Minangkabau. Dengan berkunjung ke tempat-tempat di atas, kamu bisa belajar lebih banyak tentangnya. Yuk, siapkan dirimu untuk menjelajahi Indonesia! (c) BuLiBi - [Kontributor: Alif | Editor: Karina Ovelia] Suka dengan artikel ini? Silakan share ke media sosialmu! Baca juga: Wajah Baru Lembah Harau Payakumbuh Tempat Wisata di Sumbar Mana yang Harus Kamu Tuju? 6 Negara Asia Yang Aman Untuk Solo Traveling Setelah Pandemi #bulibi #bukanliburanbiasa #tipsliburan #kerajaanminangkabau

  • Makam Kaisar Tu Duc Di Hue, Vietnam

    Nyekar ke makam bisa jadi kegiatan wisata, lho! Di Hue, Vietnam ada banyak makam kaisar yang megah dan berhektar-hektar. Makam Kaisar Tu Duc salah satunya. Terletak di Hue, Vietnam, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun makam Kaisar Tu Duc ini. Ini bisa jadi makam terbesar yang pernah teman BuLiBi kunjungi. Dan tidak seperti makam pada umumnya, "nyekar" ke Makam Kaisar Tu Duc akan memanjakanmu dengan pemandangan indah dan membawamu kembali ke masa lalu, tepatnya ke era Dinasti Nguyen di Vietnam. Ukuran makam yang sebenarnya tidak pernah secara resmi didokumentasikan. Tetapi, berdasarkan pengamatan pribadi tim BuLiBi, luasnya lebih dari satu kilometer persegi. Ketidaklengkapan dokumentasi ini merupakan dampak aksi protes para warga atas pembangunan makam sekitar tahun 1864-1867 yang dianggap berlebihan. Apalagi, entah kenapa, sang kaisar sendiri tidak benar-benar dimakamkan di sini. 200 orang dipekerjakan untuk membangun makam dan menguburkan jenazah sang kaisar di lokasi yang tidak diketahui. Parahnya, para pekerja tersebut kemudian dieksekusi untuk menjaga kerahasiaan lokasi makam yang sebenarnya. Siapakah Tu Duc? Konflik mewarnai masa pemerintahan Kaisar Tu Duc yang dimulai pada tahun 1847 sampai tahun 1883. Saksi bisu masa kekaisaran Tu Duc bisa kamu lihat di Makam Tu Duc ini. Di dalamnya, terdapat rumah besar tempat para istri dan selirnya tinggal. Berapa istri dan selir? Lebih dari seratus! Meskipun begitu, Tu Duc tidak memiliki anak. Ia terpaksa mengadopsi anak untuk ia jadikan penerusnya. Yang tersisa dari rumah ini hanyalah ruang-ruang kosong berdebu, tetapi bangunannya masih utuh. Halaman depannya hanya berupa sisa-sisa reruntuhan yang hancur akibat Perang Vietnam di tahun 1960an. Kesan pertama saat melangkah masuk ke Makam Kaisar Tu Duc Satu fakta yang harus kamu ketahui, setiap kaisar di Vietnam punya makam masing-masing. Makam-makam ini dipercaya sebagai cerminan masa pemerintahan dan kepribadian kaisar itu sendiri. Foto yang saya ambil di atas adalah pemandangan pertama yang akan menyambutmu saat masuk ke kawasan Makam Tu Duc: danau besar dengan paviliun dan pulau kecil buatan. Danau ini berada tepat di tengah-tengah kompleks makam dan membagi beberapa kawasan. Kamu bisa mulai menjelajah dari mana saja, tetapi saya rekomendasikan untuk mulai dari sebelah kiri danau. Satu-satunya cara untuk menjelajahi kawasan ini adalah dengan berjalan kaki, jadi pastikan kamu mengenakan alas kaki yang nyaman dan bawa payung untuk melindungimu dari panas dan hujan. Ada apa di dalam kawasan yang sangat luas ini? Pada dasarnya, Makam Tu Duc terbagi dalam dua jenis kawasan: makam dan kuil. Kuil utamanya juga difungsikan sebagai museum yang menyimpan berbagai artefak, foto, dan lukisan dari masa kekaisaran Tu Duc, termasuk kursi yang ia jadikan tahta. Harap diingat bahwa kawasan ini merupakan makam yang dianggap suci, sehingga ada beberapa peraturan yang harus kamu ikuti. Beberapa kawasan memperbolehkan fotografi tanpa flash, tetapi beberapa area lainnya melarang bentuk dokumentasi apa pun. Pastikan untuk melihat tanda peringatan di samping pintu masuk terlebih dahulu. Selain itu, kamu harus mengenakan pakaian yang sopan serta menjaga sikap selama berada di kawasan Makam Tu Duc ini. Raja puisi Secara keseluruhan, desain Makam Tu Duc sangat artistik. Pemandangan alamnya begitu puitis, sesuai dengan fakta bahwa sang kaisar terkenal akan keahliannya menulis puisi. Terdapat banyak pahatan puisi di kawasan ini, termasuk di dalam paviliun yang bisa kamu lihat dalam foto di atas. Patung orang-orang, kuda, dan gajah yang berdiri di halaman utama merupakan simbol yang menceritakan nuansa upacara rutin dahulu kala. Dari paviliun puisi tadi, teruskan berjalan melewati dua menara besar yang melambangkan gerbang masuk megah ke kawasan utama, makam simbolis sang kaisar. Kolam buatan besar membagi dua jalan menuju kawasan tersebut. Hanya ada satu jalan keluar-masuk ke makam simbolis Kaisar Tu Duc. Letaknya seakan tersembunyi di balik dinding marmer cantik. Tepat di tengah-tengah, terdapat sebuah altar dengan kuali besar tempat pembakaran dupa. Beginilah cara orang Vietnam mendoakan orang-orang yang sudah meninggal. Kalau kamu mau bakar dupa untuk menghormati Tu Duc, silakan bertanya kepada penjaga di pintu masuk. Tapi harap diingat bahwa hal tersebut dianggap sakral dan ada kemungkinan kamu tidak akan mendapatkan izin, tergantung hari dan waktu kunjunganmu. Bagaimana caranya ke sana? Makam Kaisar Tu Duc buka setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore dan tutup sementara selama 2 jam saat makan siang. Harga tiketnya 100.000 Dong Vietnam atau sekitar Rp. 60.000. Lokasinya cukup mudah ditemukan dari kawasan manapun di Hue, Vietnam. Langsung saja gunakan Google Maps. Saya tidak melihat rambu atau tanda yang mengarah ke Makam Tu Duc, tetapi dengan mengikuti jalan besar utama, tempat ini mudah dijangkau. Tidak ada tempat parkir resmi yang disediakan, tetapi kamu bisa menitipkan motormu di warung-warung penduduk lokal tanpa dipungut biaya. Tapi saya sarankan untuk membeli sesuatu di warung tersebut sebagai tanda terima kasih. Saya beli minuman dingin seharga sekitar Rp 10.000 saja. Tidak seberapa dibandingkan dengan jasa yang mereka tawarkan. Saat seni bertemu dengan keindahan alam Museum Kaisar Tu Duc tidak seperti museum bersejarah lain yang umumnya kita temukan di tengah kota. Saya bisa saja menghabiskan waktu seharian di sini, menjelajahi dan melihat semuanya, mulai dari artefak sampai sisa-sisa reruntuhan. Kalau kamu tertarik, kamu bisa datang di pagi hari. Kalau kamu lapar, tinggal beli makanan di kantin dan toko-toko kecil di dalam kawasan makam. Harap dicatat, toko-toko ini tutup tidak lama setelah jam makan siang selesai. Ada beberapa penginapan dan hotel yang tidak jauh dari makam Tu Duc. Cari hotel yang terbaik tapi dengan harga yang terjangkau juga. Supaya kamu bisa ancang-ancang anggaran liburan, baca artikel kami soal hotel di Vietnam ya! (c) BuLiBi Terima kasih sudah membaca! Silakan share artikel ini di media sosial kamu! Baca juga: Wisata Kuliner Vietnam di 5 Restoran di Da Nang Yang Terbaik Tips Liburan #1: Ke Negara Bebas Visa Cari Hotel Di Hoi An? Pilih Le Pavillon Hoi An Luxury Resort & Spa #bulibi #bukanliburanbiasa This article was published in English on Trip101.